Home Sumbagsel PHRI Optimis Bisnis Hotel dan Restoran di Palembang Kembali Menggeliat

PHRI Optimis Bisnis Hotel dan Restoran di Palembang Kembali Menggeliat

Palembang, Gatra.com - Perhimpuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), optimistis usaha perhotelan dan restoran di Kota Palembang kembali menggeliat setelah sebelumnya sempat terpukul hampir dua tahun akibat pandemi Covid-19.

Hal tersebut menyusul dengan segera digelarnya Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas) VI di Sumsel atau tepatnya pada 1 sampai 7 Juli 2022 mendatang.

Ketua PHRI Provinsi Sumsel, Kurmin Halim, mengatakan dengan adanya penyelenggaraan Fornas di wilayahnya tersebut diyakini akan berdampak positif menggairahkan kembali geliat usaha perhotelan dan restoran.

“Sumsel sebagai tuan rumah mendapatkan nilai-nilai positifnya. Kemudian kondisi perekonomian, khususnya anggota PHRI yang selama ini mengalami kesulitan tingkat hunian bisa meningkat lagi, minimal membuat gairah PHRI,” ujarnya di Palembang, Rabu (8/6).

Menurutnya, guna menjadi tuan rumah yang baik, pihaknya pun telah melakukan persiapan untuk mensukseskan event olahraga nasional tersebut. Salah satunnya dengan memberikan servis atau pelayanan terbaik para tamu yang datang ke Sumsel, khususnya Kota Palembang.

Dikatakannya, PHRI provinsi setempat pun sejak dua bulan lalu telah membentuk panitia intern dan sudah bertemu dengan vendor ataupun pihak ketiga yang bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Jadi, mereka yang vendor sistem paket. Misal, kalau ada daerah yang pesan berapa orang, check-innya mau tanggal berapa, check-outnya mau tanggal berapa, olahraganya apa, nah itu mereka vendor menjual plus transportasi dan konsumsi. Jadi, menjual paket, misal satu juta sudah include semua. Jadi tak ada perincian hotel berapa, pokoknya satu orang Rp3 juta mereka sudah terima bersih,” katanya.

Guna kecukupan kamar-kamar hotel di Kota Palembang, sambungnya, sejauh ini tidak ada masalah dan pihaknya sudah instruksikan ke seluruh anggota PHRI wajib menjual rate kamar yang wajar.

“Mereka tak boleh menaikkan, misal tarif mereka biasanya hanya Rp500 ribu, tiba-tiba mereka jual Rp1 juta, itu tidak boleh. Saya sudah intruksi ke mereka jangan dilanggar itu karena ini menjaga nama baik Sumsel sebagai tuan rumah. Insya Allah itu ditaati sama mereka, karena kalau ada laporan, ya akan saya proses mereka,” katanya.

Untuk diketahui, Fornas VI Sumsel sendiri akan mempertandingkan olahraga tradisional, permainan dan olahraga modern yang bersifat massal. Mulai dari tarik tambang, paralayang, breakdance, wushu, perahu bidar dan lainnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS