Home Regional Sejumlah Orang Tak Dikenal kembali Geruduk Sekolah At-Taufiq Bogor

Sejumlah Orang Tak Dikenal kembali Geruduk Sekolah At-Taufiq Bogor

Bogor, Gatra.com – Puluhan orang menamakan diri ormas lokal di sekitaran Bogor kembali menggeruduk Sekolah At-Taufiq yang berlokasi di Jalan Cimanggu Permai 1, Kelurahan Kedung Jaya, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Jawa Barat, sekitar pukul 06.30 Wib, Sabtu (11/6).

Pembina Yayasan Islami Center At – Taufiq (ICAT) Bogor, Said Awad Hayaza mengatakan orang-orang yang datang untuk menduduki gedung Sekolah At-Taufiq adalah mereka yang tidak mengerti dan tidak tahu persoalan yang terjadi sebenarnya terhadap tanah wakaf ini.

“Kami tetap pada prinsipnya, mengedapankan amanah tanah wakaf ini bahwa tepat ini betul-betul bisa membuahkan hasil berpestasi, sekolah yang baik di Bogor. Untuk itu dijaga, jangan sampai diganggu orang yang tidak bertanggungjawab. Alhamdulillah, sampai sekarang situsi kondusif kembali. Apa keinginan mereka untuk menaruh orang, bisa masuk, tetap kami mempertahankan untuk tidak bisa masuk,” katanya, dalam keterangan persnya di Bogor, Sabtu (11/6). 

Said menyebut bahwa pengelolaan tanah wakaf sekolah ini tetap diamanahkan kepada At-Taufik. 

“Orang tua murid sekolah tidak perlu khawatir mengirimkan anaknya sekolah di sini. Insya Allah kami jaga ketenangan dan itu tujuan utama kami,” katanya.

Konflik Sekolah At-Taufiq sebenarnya sudah pernah ditangani pemerintah yakni Wali Kota Bogor Bima Arya. Ketika itu Wali kota  mengharapkan kemelut penyelesaian dualisme kepemimpinan di sekolah At Taufiq dengan Al-Irsyad dapat diselesaikan sesegera mungkin. 

“Pemerintah kota memandang bahwa persoalan yang ada di sekolah At Taufiq ini betul betul memerlukan atensi bersama demi masa depan siswa siswi semua yang ada di sekolah ini,” kata Bima ketika itu.’

Kasus konflik antara Yayasan Islamic Center AT-Taufiq Kota Bogor dan Yayasan Al Irsyad - Al Islamiyah Kota Bogor berawal dari penguasaan lahan. Masing-masing pihak mengklaim memiki hak penguasaan tanah wafak tersebut. 

951