Home Ekonomi PHE Silaturahmi ke Polda Banten, Ada Kepentingan Apa?

PHE Silaturahmi ke Polda Banten, Ada Kepentingan Apa?

Banten, Gatra.com – Manajemen PT Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatera (PHE OSES) yang tergabung dalam Regional Jawa Subholding Upstream mengadakan silaturahmi ke Kapolda Banten, pada Sabtu (11/6/2022). Bertempat di ruang kerjanya, Kapolda Banten, Irjen Pol. Rudy Heriyanto Adi Nugroho, ia menyambut hangat kunjungan PHE OSES.

General Manager (GM) PHE OSES, Antonius Dwi Arinto mengutarakan, Polda Banten merupakan mitra strategis dalam mendukung kelancaran dan kondusifitas operasional PHE OSES, dimana fasilitas produksi pipa penyalur gas milik PHE OSES berada di wilayah kerja Polda Banten. Oleh karena itu, di awal menjabat sebagai GM, Antonius berinisiatif untuk mempererat silaturahmi dengan lembaga penegak hukum ini.

“Terlebih besarnya tantangan kami dalam mengelola Blok Southeast Sumatera (SES) dalam mencapai target lifting migas dengan tetap memprioritaskan aspek ketaatan terhadap peraturan Pemerintah. Dengan adanya sinergi antara PHE OSES dengan Polda Banten, kedua belah pihak dapat bersama-sama menjaga keamanan fasilitas produksi migas yang merupakan aset Obyek Vital Nasional (Obvitnas)”, terang Antonius.

Antonius menambahkan, dengan adanya kompetensi yang dimiliki oleh Polda Banten, dapat menyokong PHE OSES dalam menjalankan upaya preventif guna mendukung program keselamatan lingkungan selama aktivitas operasional berlangsung.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Banten pun menyatakan dukungannya atas kegiatan produksi migas yang diusahakan oleh PHE OSES melalui perannya dalam menjaga fasilitas migas sebagai bagian dari obvitnas. “Semoga sinergi antara PHE OSES dan Polda Banten dapat terjalin baik. Dengan kolaborasi yang handal tentunya menjadi penguat bagi PHE OSES dalam mengemban amanat negara untuk mengelola blok migas“, tutur Rudy.

Usai perbincangan tersebut, Antonius memaparkan secara singkat kegiatan operasional yang dilakukan oleh PHE OSES dan menunjukkan jalur pipa penyalur gas bawah laut yang berasal dari fasilitas pemrosesan gas di Pulau Pabelokan ditujukan ke fasilitas gas metering system Cilegon.

70