Home Regional Dua Pucuk Senapan Serbu Rampasan Menuju Ndugama, TPNPB: Kalau Berani Silakan Kejar!

Dua Pucuk Senapan Serbu Rampasan Menuju Ndugama, TPNPB: Kalau Berani Silakan Kejar!

Wamena, Gatra.com- Kelompok separatis yang menamakan dirinya Tentara Nasional Pembebasan Papua Barat, Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) menyatakan bahwa dua pucuk senjata yang mereka rampas dari tangan Brimob di Wamena, 18/06, sudah meenuju Ndugama. "Karena itu TNI Polri, kalau berani, silakan kejar ke Derakma-Ndugama. Jangan lakukan penyisiran di lingkungan masyarakat sipil," kata juru bicara TPNPB OPM, Sebby Sambaom, 19/06.

Manajemen markas pusat KOMNAS TPNPB-OPM telah menerima laporan konfirmasi  bahwa pembunuhan anggota Brimob Diego Rumwaropen, dan perampasan dua pucuk senjata benar dilakukan pasukan TPNPB Kodap III Nudagam-Derakma yaitu anak buah panglima Brigdjen Egianus Kogeya.

"Karena itu, jangan lakukan operasi penyisiran di pemukiman penduduk di Napua-Wamena, Papua. Karena jika terjadi penyisiran maka anggota TNI Polri akan melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan di wilayah Wamena, Papua," kata Sebby.

"TNI/POLRI silakan kejar kami, kami menuju Ndugama, jalan besar Habema Ndugama. Dimana ketemu kami di situ, siap lawan menggunakan dua pucuk senjata ini. Jadi jangan cari orang sembarang, tetapi silakan kejar kami TPNPB Kodap III Ndugama Derakma," kata Brigjen Egianus Kogeya.

Panglima wilayah Darakma Ndugama, Egianus Kogeya lewat telepon dari Ndugama mengakui anak buahnya yang membacok anggota Brimob. "Itu anak buah saya yang lakukan, dan saya bertanggung jawab atas peristiwa pembacokan Brimob dari Wamena distrik Napua, kabupaten Jayawijaya," katanya.