Home Regional Libur Sekolah, Puluhan Anak Manfaatkan Khitan Massal

Libur Sekolah, Puluhan Anak Manfaatkan Khitan Massal

Sukoharjo, Gatra.com - Liburan semester telah tiba. Hal ini dimanfaatkan orangtua untuk menyunat putra mereka, terutama bagi anak-anak yang duduk di bangku Sekolah Dasar. 

Tak heran, khitan massal yang digelar Polsek Gatak, Sukoharjo pun langsung diserbu oleh puluhan anak-anak. Kegiatan yang berlangsung di Mapolsek Gatak tersebut digelar dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-76.

Dari pantauan dilokasi, terdapat tujuh kamar tindakan. Masing-masing peserta khitan membutuhkan waktu 20 menit tindakan. Namun ada beberapa peserta membutuhkan waktu lama lantaran kondisi psikologi anak. 

Bahkan, petugas medis juga beberapa kali terlihat melakukan pendekatan. Hal ini dilakukan karena beberapa anak menangis saat akan dilakukan tindakan. Selain itu, wajah tegang juga terlihat pada anak-anak yang masih menunggu pergantian tindakan. 

"Peserta khitan massal berasal dari wilayah Kecamatan Gatak, sekitar 50 peserta," ucap Kapolsek Gatak, AKP Tugiyo.

Tugiyo menyebut, peserta khitan rata-rata siswa yang duduk di bangku kelas dua hingga kelas enam SD. Masing-masing peserta datang dengan didampingi orang tua.

"Setelah khitan selesai kita berikan hadiah sajadah, sarung, baju koko, kopyah dan uang saku," ujanrya.

Kegiatan ini sendiri menggandeng petugas medis dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sukoharjo, PPNI dan Puskesmas setempat. Dengan total petugas 17 orang, diantaranya tujuh dokter khitan dan 10 petugas pendamping. 

"Karena momentumnya bertepatan dengan Hari Bhayangkara, jadi kita gelar di hari libur ini," terangnya. 

Sementara itu salah satu peserta khitan massal, Iqbal Putra Pamungkas, asal Dukuh Tumpeng, Desa Luwang, Gatak, mengaku tidak sakit saat dilakukan tindakan. Bahkan, setelah dilakukan tindakan, bocah berusia sembilan tahun tersebut tidak menggunakan sarung, melainkan mengenakan celana jeans panjang.

"Tadi tidak deg-degan, tidak terasa," ungkap bocah yang kini naik kelas IV tersebut.

Dia mendapat informasi khitan massal tersebut yakni dari petugas kepolisian. Sehingga setelah mendengar acara itu, ia langsung meminta pada ibunya untuk diantar ke Polsek Gatak.

"Ini bareng sama kakak juga, tapi yang selesai saya duluan," tandasnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS