Home Sumbagsel Keren, 32 Barista Bertempur Adu Racikan dalam Lomba Latte Art PDIP Sumsel

Keren, 32 Barista Bertempur Adu Racikan dalam Lomba Latte Art PDIP Sumsel

Palembang, Gatra.com - Puluhan barista di Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), mengikuti lomba Barista Latte Art yang digelar PDI Perjuangan (PDIP) Sumsel di Kafe Kopi Darat yang berlokasi di Jalan Puncak Sekuning, Kota Palembang, Jumat (24/6).

Dalam kompetisi yang merupakan rangkaian peringatan Bulan Bung Karno bertemakan Bangkit Bersama Membangun Peradaban Dunia di Sumsel itu, 32 barista saling beradu keterampilan dalam meracik kopi latte dengan pattern yang unik.

Masing-masing peserta pun memiliki kemampuan yang begitu baik dan tampil dengan maksimal. Latte art yang mereka buat juga dibalut dengan kreatifitas, seperti ada yang membuat berbentuk bunga tulip, bangau, skuter hingga tulisan PDI Perjuangan dan gambar banteng.

“Lomba Barista Latte Art kali ini menjadi ajang para generasi muda di Sumsel untuk menunjukkan skill-nya, khususnya pada bidang latte art,” ujar Bendahara Panitia Bulan Bung Karno, Yudha Rinaldi di Palembang.

Menurutnya, lomba tersebut juga bertujuan guna mengembangkan potensi barista yang ada di wilayahnya. Dalam perlombaannya, penjurian pun dilakukan secara terbuka dan di hadapan para peserta.

“Sebenarnya ada banyak yang tertarik ikut dalam kompetisi kali ini. Hanya saja karena waktu dan lokasi yang terbatas, maka kita batasi 32 peserta saja,” katanya.

Dikatakannya, lomba Barista Latte Art sendiri sebenarnya sudah digelar pada tahun sebelumnya dalam rangka peringatan Bulan Bung Karno 2021. Namun, karena antusias peserta yang tinggi, sehingga lomba tersebut digelar kembali dam kebetulan kegiatan ini selaras dengan event PDIP Pusat yang menggelar Festival Kopi Nusantara di Istora Senayan, Jakarta.

Adapun hasil kompetisi tersebut untuk Juara 1 diraih oleh Valen dari Luthier Coffee, Juara 2 diraih Agung dari Panhead Caffee, Resto, Bar and Live Music dan Juara 3 diraih oleh Dwi, barista dari Luthier Coffee. Kemudian, Juara Harapan 1 yakni Aan, dari Loquitor Place, serta Juara Harapan 2 yakni Mey dari Fow Coffee.

“Pemilihan pemenang dilakukan juri prosesional secara terbuka. Kita tak ada intervensi sama sekali. Bagi para pemenang akan mendapatkan hadiah pembinaan dari kita,” ujarnya.

Dijelaskannya, pada lomba kali ini pun turut diikuti oleh peserta barista wanita, bahkan bisa mendapatkan juara. Tentunya, hal itulah juga yang ingin disampaikan PDIP Sumsel, tentang pentingnya emansipasi wanita dalam segala bidang.

“Ini bisa dilihat, dalam lomba ini antara pria dan wanita juga bisa bersaing sehat. Itu juga yang selaras dengan keinginan Ibu Megawati Soekarno Putri untuk mendorong emansipasi wanita pada bidang apapun,” katanya.

Peringatan Bulan Bung Karno ini, sambungnya, pihaknya ingin mengedukasi masyarakat Sumsel tentang sosok Bapak Bangsa Bung Karno. Mulai dari nilai-nilai nasionalismenya hingga semangat perjuangannya yang terus terasa hingga saat ini.

Selain itu, lanjutnya, adapun lomba lainnya yang digelar PDIP Sumsel. Mulai dari Lomba Pidato, Essay, Meme, Melukis, Mewarnai, Senam Cinta Tanah Air (Sicita) dan lainnya. Bahkan, ada ribuan peserta yang ikut dan masuk penjaringan oleh para juri yang berasal dari kalangan akademisi, politisi dan juri yang ahli pada bidangnya.

“Nanti, para pemenang masing-masing lomba akan diumumkan saat puncak acara (26 Juni 2022) di halaman DPRD Sumsel. Saat puncak acara juga ada bazar UMKM. Ini merupakan bentuk dukungan kita terhadap pelaku usaha lokal,” katanya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS