Home Milenial Gus Irsyad: Inovasi Harus Dipaksa Tetapi Tidak Terpaksa

Gus Irsyad: Inovasi Harus Dipaksa Tetapi Tidak Terpaksa

Jakarta, Gatra.com – Bupati Pasuruan H.M Irsyad Yusuf mengatakan, setiap kepala daerah memiliki visi- misi dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah, termasuk Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Untuk menjalankan visi- misi kata Bupati yang biasa disapa denga Gus Irsyad tersebut mengatakan, tentu saja dijalankan dengan serangkaian inovasi.

“Mau – gak’ mau saya mendorong OPD (organisasi perangkat daerah) saya untuk melakukan inovasi. Sekecil apapun inovasinya saya apresiasi,” kata Gus Irsyad usai menerima penghargaan bertajuk “25 Pemimpin Inspiratif Perubahan 2022” pada Jumat (24/6) lalu di Jakarta.

Lebih lanjut Gus Irsyad mengatakan, setelah itu jajarannya melakukan evaluasi setiap program yang dijalankan di tiap-tiap OPD. Inovasi yang dilakukan kata Gus Irsyad, sekali waktu harus dipaksa, namun tidak boleh dilaklukan dengan terpaksa.

Inovasi yang dimaksud oleh Bupati Pasuruan adalah memeberikan layanan yang mematong alur panjang agar lebih singkat dan cepat. “Tujuannya adalah layanan yang prima,” ujarnya.

Ketika beberapa OPD melakukan inovasi, maka perangkat kerja yang lain juga akan melakukan inovasi-inovasi lanjutan. Maka dengan begitu OPD di Kabupaten Pasuruan akan serempak berinovasi untuk memberikan layanan prima terhadap masyarakat.

Dengan beragam inovasi tersebut Bupati Pasuruan dikenal sebagai Bupati yang pandai membuat slogan. Slogan ini dibuat agar mudah dicerna oleh masyarakat. Dengan begitu masyarakat akan memahami serta menjalankan setiap program yang dijalankan.

Misalnya, pada program Satrya Emas (Strategi Layanan Ekonomi Maslahat), dinilai mampu membangkitkan UMKM di Kabupaten Pasuruan selama Pandemi Covid-19. Yang terpenting kata Gus Iryad inovasi yang dijalankan oleh setiap OPD tidak selalu dijalankan secara formal.

“Memimpin itu harus luwes. Saya harus bisa memahami karaker setiap dinas-dinas terkait di Kabupaten Pasuruan,” ujarnya.