Home Sumbagsel Truk Solar Kecelakaan, Membakar Lima Rumah dan Mobil, Jalinteng Sekayu Macet

Truk Solar Kecelakaan, Membakar Lima Rumah dan Mobil, Jalinteng Sekayu Macet

Sekayu, Gatra.com - Kecelakaan hebat dialami sebuah mobil pengangkut minyak solar olahan di Jalinteng Sekayu-Lubuk Linggau, Desa Ulak Teberau, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumsel Rabu (29/6) sekitar pukul 12.10 WIB.

Tragisnya, peristiwa yang terjadi itu menyebabkan truk terbakar dan kemudian menghanguskan beberapa rumah warga sekitar serta kendaraan yang ada.

Tampak dari video yang beredar, kepulan asap hitam membubung tinggi dan menghanguskan beberapa rumah dengan cepat. Sementara para warga sekitar yang panik tampak berlarian untuk menyelamatkan diri. Beberapa mobil Damkar pun sudah dikerahkan ke lokasi dan berjibaku memadamkan api.

Camat Lawang Wetan, Candra mengatakan dari informasi yang diterimanya total ada lima rumah warga yang hangus terbakar karena percikan api dari truk tersebut.

"Sejauh ini belum ada korban, karena begitu muncul api, penghuni rumah langsung diteriaki agar segera keluar, ada sebagian barang juga sempat diselamatkan," ujarnya saat dikonfirmasi.

Sementara itu untuk nama-nama korban pemilik rumah dan mobil yang terbakar masih didata. Sebab pihak kecamatan sedang dalam perjalanan ke TKP.

Akibat kecelakaan dan terbakarnya rumah warga tersebut membuat aktivitas lalu lintas di sepanjang Jalinteng Sekayu-Lubuk Linggau, Desa Ulak Teberau tersendat.

"Api sudah dipadamkan dan Pemkab Muba sudah menurunkan empat unit mobil pemadam kebakaran (Damkar)," ujar Kadin Kominfo Muba Herryandi Sinulingga AP.

Lingga juga menambahkan, Pj Bupati Muba Apriyadi akan segera ke lokasi kebakaran untuk memastikan kondisi warga yang terkena kebakaran. "Pak Bupati akan ke lokasi memastikan kondisi warga yang terkena kebakaran," bebernya.

Ia mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. "Tidak ada korban jiwa, untuk warga yang terkena dampak saat ini masih dalam pendataan," jelasnya.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS