Home Regional Vaksin PMK di Pati Ludes, Bupati: yang Belum Pakai Jamu

Vaksin PMK di Pati Ludes, Bupati: yang Belum Pakai Jamu

Pati, Gatra.com – Sebanyak 1.200 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) dari jatah sebesar 4.000 dosis yang diterima Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati, Jawa Tengah (Jateng), telah disuntikkan ke hewan ternak atau ludes.

Bupati Pati, Haryanto, mengatakan, vaksinasi diperkirakan bakal rampung pada dua hingga tiga hari ke depan. Adapun ternak di daerah yang telah dilakukan vaksinasi di antaranya di Kecamatan Pucakwangi, Jaken, dan Kayen.

“Untuk wilayah Kecamatan Kayen tidak banyak kasus PMK. Sementara untuk ternak yang sehat juga tadi sudah diberi vitamin untuk mencegah tertular PMK,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (1/7).

Di samping vaksinasi untuk pencegahan penularan, peternak juga diharapkan bisa melakukan penanganan mandiri terhadap ternak yang sakit, seperti menggunakan jamu lantaran dosis vaksin masih terbatas. Pasalnya, vaksin PMK ini didatangkan dari negara luar.

“Karena vaksin masih dari luar negeri, di Indonesia belum ada. Yang sakit dan belum tervaksin, ada ramuan herbal yang bisa dibuat sendiri oleh peternak yaitu dari kunir, jahe, dan madu,” katanya.

Hal terpenting, menurut Haryanto, jangan sampai para peternak terlalu khawatir, sehingga mudah ditakut-takuti untuk menjual hewan ternaknya dengan harga terlalu murah.

“Kasihan kalau seperti itu. Karena rata-rata di pedesaan ini tabungan masyarakat ialah hewan ternak sapi, kerbau, maupun kambing. Apalagi sebentar lagi lebaran kurban, di mana petani biasanya dapat memperoleh keuntungan dari hasil kerja kerasnya,” ujar dia.

1686