Home Internasional Rusia Tahan Ilmuwan Bekerja Sama dengan Dinas Rahasia China

Rusia Tahan Ilmuwan Bekerja Sama dengan Dinas Rahasia China

Moskow, Gatra.com - Rusia telah menahan seorang ilmuwan di Siberia atas dugaan pengkhianatan negara karena diduga bekerja sama dengan dinas keamanan China. 

Kantor berita negara TASS melaporkan pada hari Jumat (1/7), mengutip otoritas regional dan keluarga pria itu.

Dmitry Kolker, seorang dokter fisika dan matematika di Novosibirsk State University, menyebut dia adalah kepala laboratorium teknologi optik kuantum. 

“Dia ditahan atas tuduhan pengkhianatan tingkat tinggi,” kata TASS mengutip departemen kehakiman Novosibirsk.

Kolker dan pengadilan regional Sovetsky di Novosibirsk, salah satu kota terbesar Rusia, terletak sekitar 2.800 kilometer (1.750 mil) timur Moskow, belum segera menanggapi permintaan komentar melalui email. 

Pengacara Kolker juga tidak dapat dihubungi.

Sejumlah ilmuwan Rusia telah ditangkap dan didakwa dengan pengkhianatan dalam beberapa tahun terakhir, karena diduga memberikan materi sensitif kepada orang asing. 

Kritik terhadap Kremlin mengatakan penangkapan itu sering kali berasal dari paranoia yang tidak berdasar.

Pengkhianatan negara dapat dihukum hingga 20 tahun penjara.

TASS mengutip keluarga Kolker yang mengatakan bahwa dia dituduh bekerja sama dengan dinas keamanan China. 

“Kolker sebelumnya telah mengajar di sebuah konferensi internasional di China dan sekarang telah dipindahkan ke penjara di Moskow,” kata putranya, Maxim.

Putri Kolker mengatakan ilmuwan tersebut telah didiagnosis menderita kanker stadium empat.

COMMENTS

LEAVE A COMMENTS