Home Sumbagteng Sistem Bioflok Diproyeksi untuk Memenuhi Kebutuhan Protein Warga Kota Solok

Sistem Bioflok Diproyeksi untuk Memenuhi Kebutuhan Protein Warga Kota Solok

Budidaya ikan Lele (GATRA/Rifki M Irsyad/HR02)">

Solok,Gatra.com - Guna meningkatkan produktivitas budi daya ikan lele, pemerintah memberi bantuan sarana bioflok kepada kelompok budi daya ikan (Pokdakan) Gawan Saiyo, yang berada di Jalan Sersan Basir, Kelurahan Tanah Garam, Kecamatan Lubuk Sikarah, Kota Solok, Sumatera Barat (Sumbar).

Bantuan bioflok tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar. Adapun sumber dana berasal dari APBN atas aspirasi anggota DRP RI asal Sumbar yang berkoordinasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikan secara simbolis menyampaikan. Di mana bantuan serupa juga diterima Pokdakan Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Solok, Kabupaten Pesisir Selatan, dan Kabupaten Dharmasraya.

Guna mendapatkan hasil maksimal, Pokdakan Gawan Saiyo, juga dibekali pengetahuan teknis budidaya ikan lele dengan sistem bioflok oleh Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam, Ihsan Kamil. Bioflok sendiri suatu teknik budidaya melalui rekayasa lingkungan dengan mengandalkan suplai oksigen dan pemanfaatan mikroorganisme, yang secara langsung dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan.

"Pelatihan ini sangat penting untuk memberikan bekal ilmu budi daya, mulai dari pembibitan sampai panen kepada anggota Pokdakan. Jangan sampai karena ketidakseriusan mengelola bioflok ini, kita yang akan rugi. Ambillah sisi positif demi meraih keuntungan bersama," kata Zul Elfian.

Sementara, Anggota Komisi IV DPR RI daerah pemilihan Sumbar, Hermanto mengatakan, saat ini banyak penerima program tidak menyadari bahwa bantuan ini untuk masyarakat, bukan untuk pemerintah.

Pada program ini, Pokdakan telah mendapat dua keuntungan sekaligus, yakni menerima bantuan bioflok serta mendapat ilmu dan informasi tentang pengelolaan bioflok itu. "Bantuan ini untuk membuka lapangan kerja, menjadi peluang bisnis, serta meningkatkan daya serap anggaran," katanya.

Kepala Balai Perikanan Budidaya Laut (BPBL) Batam, Ihsan Kamil mengatakan, bantuan ini salah satu upaya pemerintah meningkatkan ketahanan pangan. Ikan lele diharapkan akan menjadi sumber protein bagi masyarakat. "Insya Allah dalam waktu tiga bulan, kita sudah bisa menghasilkan ikan lele untuk dikonsumsi. Semoga ke depan program ini bisa bergulir," ujarnya.