Home Gaya Hidup Otto: Peradi Kembali Berkurban, Dagingnya Diberikan kepada Masyarakat

Otto: Peradi Kembali Berkurban, Dagingnya Diberikan kepada Masyarakat

Jakarta, Gatra.com – Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) akhirnya kembali bisa melaksanakan kurban setelah sebelumnya tidak melaksanakannnya karena terhalang pandemi Covid-19. Ketua Umum (Ketum) DPN Peradi, Otto Hasibuan, dalam keterangan pers, Senin (11/7), menyampaikan, pada Iduladha 1443 Hijriah ini, pihaknya memberikan satu ekor sapi berbobot sekitar 1 ton sebagai kurban.

Pemotongan hewan kurban tersebut berlangsung di gedung baru kantor pusat Peradi, yakni Peradi Tower yang di Jalan Ahmad Yani By Pass, Jakarta Timur (Jaktim). Panitia kurban Peradi kemudian membagikan daging kurban tersebut kepada warga yang berhak di sekitar gedung Peradi Tower, yakni dari RT 01 RW 09, Kelurahan Utan Kayu Utara, Kecamatan Matraman, Jaktim.

Panitia terlebih dahulu memberikan kupon kepada warga yang berhak menerima daging kurban. ?Warga yang memiliki kupon, tertib mengantre untuk mengambil daging yang sudah disiapkan pihak panitia.

Otto Hasibuan didampingi Wakil Ketua Umum dan Ketua Panitia Kurban Peradi Zul Armain Azis, Sekretaris Jenderal Hermansyah Dulaimi, beserta jajaran pengurus serta anggota, memberikan langsung daging kurban kepada masyarakat. 

Otto menyampaikan rasa syukur karena Peradi kembali bisa berbagi kepada masyarakat secara langsung setelah sekitar dua tahun tidak dapat melaksanakan kurban karena terkendala pandemi Covid-19.

Sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia, lanjut Otto, setiap Iduladha pihaknya rutin menyelenggarakan pemotongan hewan kurban dan membagikan dagingnya kepada masyarakat yang berhak atau membutuhkan.

“Ini kegiatan yang sangat bermanfaat buat kami Peradi karena Tuhan memberi kesempatan kepada Peradi untuk dapat melakukan acara Iduladha, dengan kami melakukan satu pemotongan hewan kurban,” katanya.

Menurutnya, pada Iduladha sebelum pandemi, pemotongan hewan kurban berlangsung di Kantor Perdi, Grand Slipi Tower, Palmerah, Jakarta Barat (Jakbar), yang saat ini juga masih digunakan. “Kali ini, kegiatan kami lakukan di kantor Peradi yang baru, Peradi Tower yang berada di Jalan Ahmad Yani No. 116, Jakarta Timur,” ujarnya.

Menurutnya, ini sekaligus memberi tahu masyarakat dan khususnya advokat anggota Peradi bahwa Peradi mempunyai gedung baru. Ia berharap, gedung Peradi Tower yang dibeli menggunakan uang Peradi ini bisa segera digunakan sebagai kantor pusat.

“Kanto yang sekarang di lantai 11 Gedung Soho Grand Slipi di Slipi, itu juga milik Peradi. Jadi sekarang ada dua gedung Peradi. Tapi nanti kantor pusatnya akan ada di sini [Peradi Tower],” ujarnya.

Menurutnya, seluruh pelayanan bagi sekitar 60 ribu advokat anggota Peradi di seluruh Indonesia, termasuk 172 cabang yang tersebar di berbagai daerah dipusatkan di Peradi Tower. “Ini untuk melayani seluruh advokat di seluruh Indonesia,” katanya.

Otto Hasibuan lebih lanjut menyampaikan, selain berbagi kepada masyarakat, Peradi juga berkomitmen akan terus memberikan perhatian kepada seluruh anggotanya. Salah satunya, memberikan santunan jika ada advokat meninggal dunia. Santunan diberikan kepada pihak keluarga mendiang.

“Tanpa mempersoalkan dia sakit atau gimana, kami selalu memberikan santunan kepada keluarga korban yang jumlahnya kita tetapkan Rp10 juta setiap anggota yang meninggal,” katanya.

Otto Hasibuan menyampaikan, sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia, pihaknya mencatat bahwa terjadi lonjakan jumlah anggota Peradi yang meninggal dunia. Ini linier dengan jumlah santunan yang diberikan. Saat ini, jumlah santunan yang diberikan sudah mencapai Rp3 miliar.

"Kalau kami catat kemarin, waktu pandemi agak melonjak memang. Biasanya setahun itu paling sekitar Rp500 juta-an. Tetapi kemarin itu sekitar Rp3 miliar,” ujarnya.

Artinya, kata Otto, ada 300 orang anggota advokat Peradi yang meninggal dunia. Adapun dana tersebut dialokasikan dari uang organisasi. Piahknya berkomitmen untuk terus melaksanakan program tersebut.

“Kami tidak tahu apakah organisasi lain ada komitmen seperti itu, tapi saya dengar-dengar belum ada selain kami,” katanya.

Menurutnya, Peradi juga terus bertekad memberikan kontribusi kepada masyarakat di bidang hukum, di antaranya berupa pemberian bantuan hukum cuma-cuma (probono) bagi masyarakat kurang mampu.

“Kita selalu tekankan kepada seluruh anggota Peradi, kita punya bakti dan kewajiban memberikan bantuan hukum cuma-cuma pada rakyat yang tidak mampu, serta selalu aktif berpartisipasi dalam kegiatan sosial,” katanya.

Kegiatan sosial ini bukan hanya di bidang hukum, karena Peradi juga aktif berpartisipasi membantu warga yang mengalami bencana, seperti banjir di wilayah Yogyakarta dan Padang. Adapun bantuan berbentuk logistik hingga personel Peradi. “Kami pergi dan terjun membantu warga,” ucapnya.

Terakhir, Otto atas nama organisasi menyampaikan terima kasih kepada pihak panitia maupun pihak lainnya yang telah menyelenggarakan acara ini secara baik. “Kepada anggota dan pengurus Peradi di manapun berada, selamat Iduladha mohon maaf lahir dan bathin,” katanya.

125