Home Hukum Misteri Polisi Tembak Polisi, Tetangga: Sumpah Demi Tuhan! Saya Nggak Dengar Suara Tembakan

Misteri Polisi Tembak Polisi, Tetangga: Sumpah Demi Tuhan! Saya Nggak Dengar Suara Tembakan

Jakarta, Gatra.com– Tragedi kematian anggota kepolisian Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J yang diklaim terjadi di rumah Kadiv Propam Polri Irjen Pol Ferdy Sambo yang berlokasi di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, masih menyisakan misteri hingga hari ini.

Misteri itu kian mengabur ketika Gatra.com berkunjung ke lokasi kejadian dan berbicara dengan salah seorang tetangga di sekitar lokasi tersebut. Sebut saja Budi (nama samaran) adalah tetangga yang berada tak jauh dari lokasi rumah Ferdy Sambo. Ia tinggal sekitar 90-100 meter dari rumah Ferdy Sambo.

Saat dimintai keterangan, Budi menyatakan dirinya tak mendengar satu pun letupan suara tembakan senjata api di hari kejadian pada 8 Juli lalu. Di hari kejadian, ia mengaku berada di tempat dia tinggal saat ini.

“Sumpah demi Tuhan, saya nggak mendengar suara tembakan. Satu suara tembakan pun gak dengar sama sekali,” katanya saat berbincang dengan Gatra.com di Kompleks Polri Duren Tiga, Rabu, (20/7).

Keterangan Budi tersebut beda cerita dengan kronologi yang disampaikan oleh pihak kepolisian. Seperti diketahui, pihak kepolisian menyebut kematian Brigadir J disebabkan oleh adanya baku tembak antara dia dengan seorang anggota kepolisian lainnya, yakni Bharada E. Akan tetapi, Budi tak mendengar adanya indikasi baku tembak tersebut.

Budi mengaku kaget dengan peristiwa itu. Ia tak menyangka peristiwa nahas itu terjadi di dekatnya. Ia baru mengetahui terjadinya tragedi itu justru melalui berita di televisi dan media sosial. Ia mengaku sempat bertanya kepada petugas keamanan di kompleks tersebut mengenai kejadian itu. Akan tetapi, ia tak menerima jawaban yang pasti.

Budi mengaku mengenali sosok Ferdy Sambo. Menurut penuturannya, ia beberapa kali saling sapa dengan Ferdy. “Kalau berangkat kerja, Pak Ferdy suka muter lewat sini. Kami suka saling sapa satu sama lain,” tuturnya.

Walau begitu, ia mengaku lebih sering melihat Ferdy Sambo di tayangan televisi dan media sosial ketimbang bertemu langsung. “Sekarang kan saya kalau baca berita itu di Facebook. Nah, saya tahu berita Pak Ferdy ya dari situ. Saya baca semua beritanya,” katanya.

Budi menyebut bahwa Ferdy Sambo tak begitu banyak berbaur dengan masyarakat sekitar. Walau begitu, ketika saling bertemu, ia menilai Ferdy Sambo sebagai orang yang cukup ramah.

Budi juga tak mengetahui banyak soal sosok Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo. Menurut Budi, sang istri jarang menunjukkan batang hidungnya di lingkungan kompleks tersebut. Ia baru mengetahui sosok perempuan itu melalui berita usai kejadian mematikan itu. “Saya nggak pernah lihat istrinya kalau di sekitar sini,” katanya.

Budi pun tak lupa memberi komentar terkait kejadian maut ini. “Sekarang kasusnya sudah hampir dua minggu ya? Kok ya belum selesai? Ini lebih drama dari drama Korea,” katanya sambil diiringi gelak tawa.

1945