Home Ekonomi Adaptive or Die, Panduan Pelaku Bisnis Hotel Bangkit dari Pandemi

Adaptive or Die, Panduan Pelaku Bisnis Hotel Bangkit dari Pandemi

Solo, Gatra.com - Pandemi Covid-19 memukul semua sektor bisnis. Perhotelan pun tak luput dari amukan pagebluk tersebut. Bangkit dari keterpurukan pandemi Covid-19 bukan sesuatu yang mudah.

Founder and CEO Azana Hotel and Resort, Dicky Sumarsono, pun memberikan kiatnya bangkit dari pandemi di buku berjudul 'Adaptive or Die'. Buku yang dibuat dalam waktu sekitar enam bulan ini memuat cara-dan strategi para pelaku perhotelan bisa bertahan di masa pandemi.

”Dari empat buku yang saya buat, ini merupakan buku yang waktu pembuatannya paling singkat,” kata dia dalam Launching buku 'Adaptive or Die' di House of Danar Hadi, Kamis (21/7).

Dicky menyebut buku ini buku paling tipis yang dibuatnya, yakni hanya 168 halaman. Namun buku ini kata dia dapat menjadi panduan para pelaku bisnis perhotelan untuk tetap bertahan bahkan bisa berkembang di era pandemi.

”Bukunya cukup tipis dibanding buku-buku yang lain. Jadi bisa dibawa ke manapun, baik di pesawat, lobi hotel atau ke mana saja. Kalau saya buat buku tebal, mereka akan malas membacanya,” katanya.

Buku ini memuat panduan cara hotel-hotel bisa tetap hidup di masa wabah. Bukan hanya bertahan, melainkan juga bisa berkembang.

”Kalau hanya bertahan, dengan mematikan listrik, mengurangi jumlah breakfast, itu juga bisa survive. Tapi yang paling penting adalah innovating and growing,” ucapnya.

Menurutnya, langkah paling penting untuk sebuah hotel saat ini adalah membuka pasar baru. Sebuah hotel harus mulai merambah kota kedua dan kota ketiga.

”Kota kedua dan kota ketiga ini untouch market. Pasar ini belum ada yang menyentuh, makanya saat ini pasar harus mulai melakukan evolusi,” ucapnya.