Home Ekonomi Metropod, Feeder Bus Tahan Banjir

Metropod, Feeder Bus Tahan Banjir

Jakarta, Gatra.com - PT Mobil Anak Bangsa menyiapkan bus pengumpan (feeder bus) bertenaga listrik yang diklaim aman menerjang banjir. Prototipe kendaraan itu dipamerkan di Periklindo Electric Vehicle Show (PEVS) 2022 di JIExpo Kemayoran Jakarta hingga 31 Juli mendatang.

Selain dipamerkan Metropod -demikian namanya- juga ikut serta parade kendaraan listrik yang berlangsung Selasa (26/7/2022). Puluhan kendaraan listrik melaju memutari kawasan pameran itu.

Metropod dikembangkan sejak tahun lalu. Prosesnya dimulai dari nol. Konsepnya adalah kendaraan first mile/last mile yang membawa penumpang dari rumah ke terminal/halte angkutan umum.

Karena fungsinya seperti itu, kriteria mobil ini memiliki jarak tempuh pendek dan kecepatan rendah (low speed EV). Para desainernya merancang kecepatannya dibawah 40km/jam.

Dengan rancangan seperti itu, tidak dibutuhkan lagi baterai dengan kapasitas besar. Apalagi Metropod dirancang dengan fitur battery swab alias tukar baterai, tidak perlu charging. Otomatis mobil bisa dioperasikan nonstop tanpa harus ada jeda untuk charging.

"Dengan swab baterai kendaraan bisa dioperasikan sepanjang hari tanpa dibebani bobot baterai yang berat," kata Pujonggo Prabowo Kertoleksono, head of business development PT MAB.

Metropod dirancang dengan lantai rendah untuk memudahkan keluar masuk. Namun langit-langitnya tinggi. Ini untuk mengantisipasi rush hour sehingga penumpang bisa berdiri. Metropod dirancang hingga 9 penumpang. "Kami merancang tinggi interior hingga 175 cm," tambahnya.

Dimensinya kompak sehingga bisa menyusup ke jalan-jalan sempit di perumahan/kampung padat. Mobil ini juga dirancang bergerak lincah. Karena pintu cuma satu, disiapkan satu pintu exit darurat dibagian atap.

MAB mendesain satu persatu komponen sampai ditemukan bentuk sasis paling optimal dengan bantuan computer aided engineering. Perancangnya juga memilih untuk mendesain bumper depan dan belakang indentik. Demikian pula kaca depan dan belakangnya. Tujuannya untuk memudahkan pengusaha mengefisienkan inventorinya.

PT MAB mengklaim Metropod sanggup menerjang genangan air. Karena sistem penggeraknya sudah sesuai dengan sertifikasi IP68. IP 68 artinya sistem kedap debu dan sanggup bertahan 30 menit didalam air sedalam 1,5 meter. Pujonggo kemudian merujuk pada demo baterai yang dilakukan Wuling di anjungannya. Demo Wuling dilakukan dengan merendam baterai dalam air setelah itu baterai dipakai lagi dan tidak ada masalah. "Baterai Wuling itu spesifikasi IP 67, apalagi kita IP68," katanya.

MAB berharap setelah prototipe menjalani uji tipe, diharapkan tahun depan sudah masuk tahap komersialisasi.

"Sasaran konsumen kita untuk Metropod adalah perumahan atau kawasan industri yang membutuhkan kendaraan feeder. Jadi bukan jarak jauh atau masuk ke jalan raya karena spesifikasinya pun berbeda," kata Kelik Irwantono Direktur Utama PT MAB.