Home Lingkungan Kampanye Lingkungan The Rising Star Tide, TNI AL Lakukan Solo Triathlon 1.293 KM

Kampanye Lingkungan The Rising Star Tide, TNI AL Lakukan Solo Triathlon 1.293 KM

Jakarta, Gatra.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menyebut, total sampah nasional pada 2021 mencapai 68,5 juta ton. Dari jumlah itu, sebanyak 17 persen atau sekitar 11,6 juta ton disumbang oleh sampah plastik. Pengelolaan Sampah berkelanjutan menjadi kunci atas Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 97 Tahun 2017 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Sampah Rumah Tangga.

Kolaborasi program Kampung Bahari Nusantara TNI Angkatan Laut dan program Mulung Parahita oleh Puri Ageng Blahbatuh Bali berinovasi menciptakan ekosistem penanganan lingkungan dengan menggerakkan desa-desa pesisir untuk menjalankan pengelolaan sampah berbasis sumber secara digital serta mewujudkan ekonomi sirkular.

“The Rising Tide” merupakan kegiatan gerakan lingkungan yang fokus untuk mendorong aksi kerja sama dengan berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem pengelolaan sampah rumah tangga berkelanjutan. Dalam "The Rising Tide" dilaksanakan Solo Triathlon sepanjang 1.293 kilometer (KM) yang berlangsung selama 30 hari. Peserta bertolak dari Bali pada 18 Juli 2022 menuju Jakarta yang ditargetkan tiba pada 17 Agustus 2022 berbarengan dengan momen hari kemerdekaan Indonesia. Solo Triathlon ini dilaksanakan oleh pendiri Mulung Prahita, Yansyah bersama 2 prajurit TNI Angkatan Laut.

Adapun jenis olahraga yang diselenggarakan selama Triathlon antara lain bersepeda 135 KM dari Puri Ageng Blahbatuh menuju Pelabuhan Gilimanuk; renang sejauh 5 KM dari Pura Segara Rupek hingga Pantai Watu Dodol; serta lari sepanjang 1.153 KM dari Pangkalan AL Banyuwangi hingga Monumen Nasional (Monas) di Jakarta.

"Lewat gerakan ini kami mau menarik perhatian bahwa ada gerakan akar rumput dari Bali secara khusus dan Indonesia secara umum. Bahwa kita tidak mau mewariskan sampah ke generasi berikutnya," ujar Pelaksana triathlon Yansyah di Markas Komando Pangkalan Utama TNI AL (Mako Lantamal) V, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (5/8).

Komandan Lantamal V, Laksamana Pertama TNI Supardi mengatakan, Triathlon tersebut bukan sekadar ajang lari tetapi juga merupakan bentuk kampanye masalah lingkungan.

Sementara itu, Pengelolaan Sampah KLHK, Novrizal Tahar mengapresiasi kegiatan The Rising Tide yang diinisiasi Mulung Parahita.

"Pemerintah sangat mengapresiasi kegiatan The Rising Tide yang diinisiasi oleh Mulung Parahita yang bertujuan untuk mendorong semua produsen lainnya melaksanakan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor 75 tahun 2019 tentang Peta Jalan Pengurangan sampah yang menegaskan mengenai kewajiban EPR (Extended Producer Responsibility)," ucap Novrizal.

Lebih lanjut, Direktur Sustainability Mayora Group, Ronald Atmadja menjelaskan, edukasi tentang sampah adalah salah satu poin penting di masyarakat untuk membuat Indonesia bebas sampah.

"Ini menjadi bagian dari ekonomi sirkular," imbuh Ronald.

Sebagai informasi, Le Minerale, yang merupakan bagian dari Mayora Group, melakukan Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional (GESN). Lewat aksi ini, mereka berkomitmen untuk menciptakan produk sehat, aman serta berperan menjaga lingkungan. Selain itu, turut hadir perwakilan dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Pusat yang secara langsung memastikan Kampanye The Rising Tide berjalan Aman, melalui koordinasi dengan seluruh IDI Cabang sepanjang rute 1293 km Bali-Jakarta.