Home Olahraga PB Djarum Cari Atlet Bulu Tangkis Usia 11 dan 13 Tahun

PB Djarum Cari Atlet Bulu Tangkis Usia 11 dan 13 Tahun

Jakarta, Gatra.com – PB Djarum kembali mencari atlet-atet bulu tangkis usia dini, yakni 11 dan 13 tahun. Penjaringan atlet-atlet muda tersebut dilakukan melalui format audisi umum.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, dalam konferensi pers virtual, Rabu (10/8), menyampaikan, proses seleksi dilakukan di GOR Djarum, Jati, Kudus selama empat hari, yakni mulai Rabu–22 Oktober 2022.

Yoppy menyampaikan, seleksi ini untuk mencari bibit-bibit pebulu tangkis yang akan menggantikan para seniornya di masa mendatang. Pihaknya akan membina para atlet-atlet sejak dini.

“Dengan berfokus pada dua kategori ini, kami berharap bisa secara maksimal membina para atlet sejak usia dini dan meneruskan semangat juara yang sudah terbentuk sejak lama,” katanya.

Adapun pendaftaran Audisi Umum PB Djarum 2022 sudah bisa dilakukan secara daring melalui www.pbdjarum.org. Mari bergabung dan#teruskansemangatjuara demi kejayaan bangsa.

Baca Juga: Kado Manis Hari Kebangkitan Nasional: Atlet Muda PB Djarum Boyong Sembilan Gelar Juara dari Tiga Tur

Ia menjelaskan, pembinaan harus dilakukan sejak dini karena setidaknya membutuh waktu 10 tahun untuk menempa talenta serta mental atlet sampai mereka siap membela nama bangsa di panggung bulu tangkis dunia.

Para atlet belia yang lolos seleksi, lanjut Yoppy, nantinya akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dari Bakti Olahraga Djarum Foundation. Mereka akan menjalani serangkaian pembinaan.

Bukan hanya itu, selama masa pembinaan di markas PB Djarum di Kudus tersebut, para atlet usia dini akan mendapat kesempatan dan target membuktikan serta mengukur kemampuannya dengan diterjunkan ke berbagai turnamen lokal, regional, nasional, dan internasional.

“PB Djarum memiliki agenda rutin mengirimkan atlet-atlet usia dini memperkaya jam terbang mereka dengan bertanding di level nasional hingga internasional,” ujarnya.

Menurut Yoppy, salah satu yang kerap dilakukan pihaknya adalah mengirimkan atlet ke berbagai kejuaraan Eropa, seperti Slovenia, Denmark, dan juga Jerman agar mereka mengetahui kerasnya persaingan bulu tangkis di level dunia.

Ketua Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum, Sigit Budiarto, menuturkan audisi umum tahun ini akan mencari bibit pebulu tangkis berkarakter yang memiliki bakat dan teknik mumpuni ditopang dengan semangat juang serta mental yang kokoh. Berbagai elemen penilaian yang ketat akan diterapkan demi menemukan bibit berkualitas sesuai kriteria yang ditentukan PB Djarum.

“Untuk itu, elemen penilaian akan kami buat lebih ketat dari sebelumnya. Tahun ini kami menerapkan proses screening dua kali,” ujarnya.

Kedua screening tersebut, yakni main lima menit dan 10 menit dengan tujuan agar bisa lebih mengetahui kualitas atlet. Setelah itu, proses seleksi berlanjut ke tahap turnamen. “Mereka yang menjadi finalis di babak turnamen akan lanjut ke fase karantina,” katanya.

Juara dunia sektor Ganda Putra tahun 1997 tersebut melanjutkan, elemen penilaian pembeda lainnya dalam audisi umum tahun ini ialah diperpanjangnya durasi karantina dari yang semula satu pekan menjadi tiga pekan.

Selama rentang waktu tersebut, calon atlet PB Djarum akan dinilai melalui dua aspek, yakni fisik dan psikis guna mengukur kemampuan emosional, motivasi atau daya juang serta tingkat kematangan atlet saat betanding.

Buah dari tempaan fisik dan mental dalam proses pembinaan usia dini oleh PB Djarum kini mulai terlihat. Di sejumlah turnamen level junior, atlet-atlet PB Djarum mulai menunjukkan tajinya di atas lapangan. Terkini, mereka sukses mengantarkan Tim Jawa Tengah meraih titel juara umum dalam gelaran Piala Presiden 2022 dengan memboyong sembilan gelar juara.

Menariknya, di sektor Tunggal Pemula Putra U-15, terjadi all PB Djarum semifinal yang diisi oleh para pemain jebolan audisi umum. Mereka adalah Yarits Al Kaaf Rengganingtyas, Radithya Bayu Wardhana, Nazwan Abdillah, dan Muh. Nasrulloh Al-Habsyi. Bahkan, Radithya yang merupakan jebolan uudisi umum tahun 2018 keluar sebagai kampiun di nomor ini.

“Kesuksesan di Piala Presiden 2022 menambah koleksi gelar juara setelah pada beberapa waktu lalu juara di Sirnas B Sumatera Utara 2022,” katanya.

Tak hanya sektor putra, PB Djarum juga fokus mengembangkan para pemain di nomor putri. Salahsatu nama yang prestasinya kian gemilang ialah Jolin Angelia. Dara asal Medan berusia 14 tahun ini juga sukses menyabet gelar juara di Piala Presiden 2022 untuk nomor Ganda Pemula Putri U-15.

Bukan hanya di nomor ganda, Jolin juga piawai bermain di nomor tunggal. Sebagai pembuktian, ia sudah mengkoleksi tiga gelar juara yakni Juara Liga PB Djarum U-11 dan U-13 serta Juara Sirnas B Sumatera Utara di kategori Tunggal Pemula Putri.

Baca Juga: PB Djarum Evaluasi 17 Juara untuk Siapkan Atlet

Sigit menuturkan, Radithya dan Jolin merupakan satu dari sekian banyak nama atlet muda PB Djarum yang dibina sesuai dengan bakat dan tingkat ketertarikan si atlet.

Skema pembinaan yang sama juga diterapkan oleh PB Djarum kepada pemain ganda putri unggulan Indonesia, Siti Fadia Silva Ramadhanti. Sebelum berkilau di level senior, Fadia ‘kenyang’ dengan tempaan para pelatih PB Djarum di level junior.

Bergabung di PB Djarum pada 2014, Fadia diasah dan diterjunkan ke berbagai turnamen regional, nasional bahkan internasional untuk mengasah kemampuan.

“Selain bakat dan kemampuan yang benar-benar diasah, saya juga diberikan banyak kesempatan mengikuti berbagai turnamen selama di PB Djarum,” kata Fadia.

Menurutnya, kesempatan mengikuti berbagai turnamen di dalam dan luar negeri sangat berguna untuk pengembangan kemampuan dan juga jam terbang atlet. “Saya berharap pembinaan seperti ini, khususnya di usia dini terus berjalan,” ucapnya.