Home Teknologi Penanaman Literasi Digital Pada Generasi Z Jadi Kewajiban

Penanaman Literasi Digital Pada Generasi Z Jadi Kewajiban

Jakarta, Gatra.com - Ketua umum, OASE Kabinet Indonesia Maju, Tri Siswati, menyampaikan setiap orang membutuhkan pembelajaran bagaimana untuk bertanggung jawab dalam menggunakan internet dan Teknologi informasi. Oleh karenanya literasi digital diperlukan agar masyarakat mampu menciptakan ruang digital dengan bijak, produktif, aman, dan positif. 

Karena berkaca pada fenomena saat ini, penyebab rusaknya generasi muda salah satunya adalah arus informasi yang datang begitu cepat sampai ke masing-masing orang dalam 24 jam. Tidak ada lagi batas-batas dimana informasi yang waktunya langsung bisa diserap berbagai pihak.

"Pesatnya kemajuan teknologi di segala bidang telah menjadi bagian dari kehidupan kita semua. Sebagai benteng pertahanan untuk terhindar dari bahaya arus informasi, yakni melalui literasi digital," ujar Tri dalam keterangannya, minggu (14/8).

Di kesempatan yang sama, Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Steven Kandouw, menyatakan hal serupa. Ia berpandangan bahwa masyarakat dituntut untuk melek digital agar mampu menciptakan ruang digital yang positif dan bijak.

“Digital ini tidak hanya persoalan hak kita untuk bisa memanfaatkan ruang digital tetapi juga bagaimana kita memanfaatkan ruang digital dengan bijak” imbuh Steven

Di sisi lain ini, Yosi Mokalu sebagai pemateri diskusi yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) ini pun mengajak para orang tua untuk menanamkan nilai moral dan etika pada Gen Z agar tidak mudah menyerap dampak negatif dari internet.

Menurut pria yang juga penyanyi di grup Project Pop tersebut, saat ini fasilitas teknologi ini terlalu banyak sehingga sudah menjadi hal wajib untuk tiap masyarakat untuk tidak melupakan nilai moral dan identitas diri dalam bersosial media.

"Ini semua nilai-nilai termasuk ke dalam budaya digital yang juga menjadi salah satu pilar dalam literasi digital. Itulah yang menjadi alasan mengapa menguasai literasi digital itu sangat penting,” jelas Yosi.