Home Sumbagsel Sumsel Masuk Lima Besar Provinsi Penghasil Padi Tertinggi

Sumsel Masuk Lima Besar Provinsi Penghasil Padi Tertinggi

Palembang, Gatra.com - Sumatera Selatan (Sumsel) masuk lima besar provinsi penghasil padi tertinggi nasional. Pasalnya, Sumsel berhasil memproduksi sebanyak 2.552.443 ton pada Januari hingga Desember 2021 berdasarkan data KSA BPS.

Karena itu, Sumsel meraih penghargaan kinerja pemerintah daerah sebagai lima besar provinsi dengan produksi padi tertinggi secara nasional (Januari-Desember 2021) dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Selain Sumsel, ada juga Provinsi Jawa Timur (Jatim) diurutan pertama dengan produksi padi 9.789.588 ton, kedua Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sebanyak 9.618.657 ton, ketiga Provinsi Jawa Barat (Jabar) sebanyak 9.113.573 ton dan keempat Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 5.090.673 ton.

Mentan, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan bahwa kontribusi dari berbagai daerah ikut berperan dalam upaya Pemerintah Pusat menekan impor beras sejak 2019 sampai 2021, sehingga mendorong negara ini mendapatkan penghargaan yang luar biasa.

“Kita berhasil mengulang kejayaan bangsa 36 tahun lalu. Hari ini International Rice Research Institute (IRRI) memberikan penghargaan kepada Presiden Joko Widodo karena berhasil melakukan swasembada beras. Ini juga berkat kerja keras jajaran pertanian, gubernur, bupati dan para petani,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima Gatra.com di Palembang, Senin (15/8).

Menurutnya, penghargaan tersebut bukan abal-abal namun sangat prestisius karena lembaga IRRI yang menjustifikasi langsung bahwa ketahanan pangan Indonesia adalah ketahanan pangan terbaik di dunia. Namun, keberhasilan ini tentu tak boleh membuat semua yang terlibat cepat berpuas diri.

“Penghargaan ini mencambuk kita untuk tidak bangga dan tidak puas. Jangan kebanggaan kota hanya sampai disini tapi harus dipertahankan, dikonsepsikan dan programkan agar terstimulasi menjadi tantangan sehingga anak cucu kita bisa ikut merasakan hasilnya,” katanya.

Meski secara global perkembangan dunia masih belum jelas bahkan cenderung dan signifikan, lanjutnya, namun dengan pertanian yang tangguh Indonesia menurutnya tetap dapat menjaga inflasi. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan strategi pertanian di antaranya melalui beberapa tahap yakni menjaga inflasi tidak naik, seperti cabai, bawang dan lainnya dengan banyak-banyak menanam.

“Kemudian dengan melakukan subtitusi impor yang memang disiapkan jika terjadi kendala dan yang ketiga dengan melakukan peningkatan ekspor,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya yang mewakili wilayahnya menerima penghargaan itu mengatakan penghargaan ini menjadi motivasi sendiri bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel.

Karena itu, sambungnya, ke depan Pemprov Sumsel lebih gencar melakukan peningkatan produksi padi, pangan dan teknologi pertanian di Sumsel. Apalagi, saat ini Sumsel masuk dalam lima besar provinsi dengan produksi padi tertinggi nasional (Januari-Desember 2021).

“Ini pastinya menjadi motivasi juga buat kita di daerah untuk lebih meningkatkan produksi padi serta meningkatkan sistem pertanian dan pangan yang sudah kita lakukan selama ini. Sehingga bisa naik lagi peringkatnya,” katanya.