Home Internasional Perempuan yang Dibakar Suaminya karena Menolak Aborsi Akhirnya Meninggal Dunia

Perempuan yang Dibakar Suaminya karena Menolak Aborsi Akhirnya Meninggal Dunia

Dubai, Gatra.com - Seorang perempuan Lebanon yang sedang hamil menderita pukulan dan dibakar oleh suaminya karena menolak hamil dan suaminya meminta istrinya aborsi, itu akhirnya meninggal dunia di rumah sakit pada hari Rabu (17/8).

Arabnews, Rabu (17/8) melaporkan perempuan bernama Hana Mohammed Khodor, 21 tahun, itu kehilangan perjuangannya untuk bertahan hidup di Rumah Sakit Al,-Salam di Lebanon utara, tempat dia menjalani perawatan selama 11 hari.

Seorang dokter dari rumah sakit mengatakan pada hari Selasa bahwa Khodor dirawat pada 6 Agustus dan telah menerima perawatan akibat luka bakar di seluruh tubuhnya.

Dia menambahkan bahwa anaknya yang belum lahir meninggal di dalam rahim, dan harus diangkat melalui operasi. Ia menggambarkan bagaimana peluang Khodor untuk bertahan hidup sebagai perjuangan “sangat suram.”

Seorang teman keluarga, Abdul Rahman Haddad, mengatakan kepada Arab News bahwa Khodor meninggal pada hari Rabu. Seorang pejabat rumah sakit mengkonfirmasi berita itu dan mengatakan tubuhnya telah dibawa oleh keluarganya.

Menurut laporan media lokal, suami Khodor, yang diidentifikasi berinisial AA, dilaporkan memukuli istrinya karena menolak menggugurkan kandungan anak mereka.

Dia dilaporkan mengatakan pasangan itu - yang berasal dari latar belakang miskin di kota utara Tripoli - tidak mampu membesarkannya.

Berbicara kepada Al-Jadeed TV pada hari Selasa, bibi Khodor mengatakan: "Ketika dia menolak untuk menggugurkan bayinya, dia membawanya pulang dan membakarnya menggunakan tabung gas."

Haddad mengatakan AA telah ditangkap Pasukan Keamanan Dalam Negeri Libanon, karena berencana melarikan diri dari negara itu.

Sebelum kematiannya, keluarga Khodor mengajukan beberapa permohonan dukungan keuangan untuk membantu membayar perawatan rumah sakitnya, yang mencakup beberapa operasi dan transfusi darah.