Home Internasional Jalani Sidang Pelecehan dan Kekerasan, Ryan Giggs Bacakan Puisi Lawas

Jalani Sidang Pelecehan dan Kekerasan, Ryan Giggs Bacakan Puisi Lawas

Manchester, Gatra.com – Ryan Giggs, mantan bintang Manchester United dituduh melecehkan dan menyerang mantan pacarnya, Kate Greville, dan memukul adik perempuannya Emma.

Ia pun harus menjalani persidangan. Serangkaian pesan eksplisit yang ditulis oleh Giggs dibacakan di Minshull Street Crown Court, Manchester, Kamis (18/8) lalu.

Persidangan telah berlangsung, dengan juri sebelumnya mendengar tuduhan bahwa Giggs secara verbal melecehkan dan menyerang Greville, termasuk diduga menanduknya dan melemparkannya keluar dari kamar hotel dalam keadaan telanjang.

Giggs telah membantah semua tuduhan itu. Ia pun membacakan pesan yang berasal dari tahun 2013 di pengadilan sebagai bagian dari persidangan.

Kamudian, dalam pilihan pesan dari tahun 2017 di mana Greville menyebut Giggs "sahabat saya", mantan bintang Manchester United itu menjawab: "Saya mencintaimu lebih dari semua penampilan saya di Liga Premier, yang sangat banyak," ucapnya seperti dilansir Goal.com, Jumat (19/8).

Dia kembali melanjutkan membaca pesannya bahwa untuk menggambarkan Greville itu seperti; lukisan, supermodel, keturunan asli, mimpi yang mutlak.

Giggs juga diminta untuk mengklarifikasi pesan yang mengatakan, "Saya akan menguntit Anda seperti orang gila," cetusnya.

Pria Wales itu mengatakan kepada pengadilan bahwa gagasan itu umum dalam hubungan mereka. "Itu berarti kami saling memeriksa satu sama lain," ucapnya.

Setelah Giggs muncul tanpa pemberitahuan selama masa-masa sulit dalam hubungan mereka, mantan bos Wales itu mengklaim Greville, "Senang saya telah berjuang untuk kami dan saya bertahan," katanya dalam persidangan.

Dalam serangkaian pesan teks yang dipertukarkan pada tahun 2017, keduanya menulis puisi untuk mengungkapkan kekaguman mereka.

Percakapan dimulai dengan pesan dari Greville yang berbunyi: "Kamu membuat hatiku berdebar karena kamu orang gila.”

"Setiap hari kamu membuatku bangga bukan hanya karena kamu diberkahi dengan baik," tulis Greville.

Keesokan harinya Giggs menjawab puisi tersebut: "Kate sayangku. Jelas cinta kita adalah takdir. Aku jatuh cinta padamu pada pandangan pertama. Aku ingat karena aku setinggi layang-layang. Mata yang indah itu membuatku menggigil. Aku tidak akan pergi berbohong aku memikirkanmu aku memimpikanmu mau tak mau berpikir menarikmu adalah kudeta terbesarku,” kata Giggs.

Ia pun melanjutkan dengan kata-kata, "Perut itu abs, gambar-gambar yang kamu kirim jadi aku bisa mengawasi. Kamu membuatku merasa lucu di sana. Terutama ketika kamu di sana dan kamu melihat ke atas dan menatap. Aku mulai berpikir kamu selalu benar. Tidak apa-apa. Akan membuat kita tetap erat. Aku akan mengakhiri dengan mengatakan kamu adalah cintaku, temanku, jiwaku. Dan yang terpenting, kamu percaya padaku yang membuatku sekeras tiang totem," ucap Giggs mengulang pesan lawas untuk mantan pacarnya.