Home Hiburan Beragam Tampilan Karya Seni di Festival Musikal Indonesia Digelar 2 Hari

Beragam Tampilan Karya Seni di Festival Musikal Indonesia Digelar 2 Hari

Jakarta, Gatra.com - Festival Musikal Indonesia digelar di Ciputra Artpreneur, Jakarta Selatan pada Sabtu (21/08) dan Minggu (22/08). Festival musikal pertama di Indonesia ini diinisiasi Yayasan Eksotika Karmawibhangga Indonesia (EKI Foundation) dan diselenggarakan, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Direktorat Perfilman, Musik, dan Media Kemendikbudristek RI.

Festival Musikal Indonesia menghadirkan gala musikal di auditorium. Terdapat 3 penampil di auditorium pada Sabtu (20/08), yakni Kampus Betawi dengan judul “Blood Brothers”, FlodanzSoka yang membawakan penampilkan berjudul “Teka Iku” Bo’a Ga’i, dan ArtSwara menampilkan “Dien”.

Adapun di hari Minggu (21/08), auditorium akan diisi penampilan dari dan Jakarta Movin dengan judul “9Sembilu” dan Swargaloka dengan judul “Tahta Mas Rangsang”. Ada pula TEMANmusicals menampilkan “Gie Dalam Musikal” yang menceritakan aktivis di masa orde lama, yakni Soe Hok Gie.

Di Festival Musikal Indonesia ada juga showcase musikal di panggung karya. Terdapat beberapa pengisi panggung karya selama 2 hari berturut-turut seperti ASKARA, Gigi Art of Dance, Jaksical, JPAC dan YPU. Adapun di hari Sabtu (20/08), JPAC (Jakarta Performing Arts Community) menari dan menyanyi di dalam penampilan berjudul “Dreamstruck”. Showcase musikal di panggung karya ini dimulai pukul 17.30 WIB dan dapat ditonton tanpa tiket ataupun registrasi.

Direktur Festival Musikal Indonesia Rusdy Rukmarata mengatakan bahwa tema yang diangkat pada tahun ini adalah sejarah. “Jadi semua boleh menampilkan tema-tema yang ada hubungannya dengan sejarah,” ucap Rusdy di Ciputra Artpreneur.

Dalam keterangan disebutkan para penampil akan menyajikan kisah-kisah yang berangkat dari sejarah Indonesia. Contohnya adalah penampilan berjudul “Dien” yayang menceritakan pahlawan nasional, Cut Nyak Dien.

Rusdy berharap Festival Musikal Indonesia menjadi wisata musikal Indonesia bagi dunia internasional. Selain itu,harapan lain adalah bisa menampilkan kelompok-kelompok musikal dari berbagai daerah.

“Harapannya nanti-nanti kita akan bisa juga menampilkan kelompok-kelompok musikal secara nasional, utuh. Apakah dia dari Medan mungkin, dari Ambon, dari Papua,”ucap Rusdy.

Dalam Festival Musikal Indonesia ini, ada juga pameran berjudul Jejak Langkah Musikal Indonesia” yang menggambarkan bagaimana kekayaan seni tradisi di tanah air pada dasarnya mengandung instrumen pertunjukan musikal modern yang dikenal dan berkembang luar biasa saat ini. Selain itu, ada pula gerai-gerai kuliner seperti bubur sumsum hingga kopi.