Home Sumbagteng Wapres Bakal Resmikan BRK Syariah

Wapres Bakal Resmikan BRK Syariah

Pekanbaru, Gatra.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin direncanakan bakal meresmikan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah, Kamis (25/8). Peresmian itu kata Direktur Utama (Dirut) BRK Syariah, Andi Buchari dilakukan secara hybrid; offline dan online. "Untuk yang hadir secara offline wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat," terang Andi dalam siaran pers yang diterima Gatra.com, kemarin.

Selain meresmikan BRK Syariah, Wapres juga dijadwalkan akan meninjau kegiatan Santripreneur berbasis sawit; penanaman kecambah kelapa sawit bersama 100 santri di kawasan Pesantren Teknologi Riau, di kawasan Kulim Pekanbaru.

"Di acara Santripreneur itu juga bakal dilakukan penyerahan secara simbolis bibit siap salur yang sudah bersertifikat dan berlabel biru, untuk program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR)," kata Ketua Umum DPP Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), Gulat Manurung kepada Gatra.com, tadi pagi.   

Soal peresmian BRK Syariah itu, Andi kemudian cerita kalau sebelumnya bank itu bernama Bank Riau Kepri. Tapi setelah Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-93/D.03/2022 tanggal 04 Juli 2022 terbit, Bank Riau Kepri pun dikonversi dari Bank Konvensional menjadi Bank Umum Syariah (BUS).

Nama perusahaan yang tadinya PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri juga berubah menjadi PT Bank Pembangunan Daerah Riau Kepri Syariah (Perseroda) yang disingkat menjadi PT Bank Riau Kepri Syariah dengan call sign BRK Syariah.

Terus, Logo nya juga ikut berubah menjadi nuansa warna merah, kuning dan hijau sesuai ciri khas Melayu dengan filosofi Tanjak dan Perahu Lancang Kuning. Adapun tagline BRK Syariah adalah “Berkah untuk Semua”.

"Dengan semangat konversi dan spirit “Berkah Untuk Semua” itu, Insya Allah BRK Syariah bisa berperan menjadi motor penggerak; Pemicu sekaligus Pemacu Ekosistem Syariah dikawasan ini, terutama dalam mendukung pengembangan potensi ekonomi lokal atau tempatan," Andi berharap.

Nah, setelah izin OJK itu terbit, kami langsung memproses berbagai hal untuk izin system pembayaran dari Bank Indonesia, hal-hal terkait dengan Kemenkeu, Ditjen Pajak dan lain-lain.

"Alhamdulillah seluruh proses telah difinalisasi dengan support begitu besar dari berbagai pihak. Untuk itu secara tulus kami menyampaikan terima kasih kepada OJK, Bank Indonesia, Kemenkeu, Ditjen Pajak, para Pemegang Saham, DPRD, seluruh pemangku kepentingan lainnya, serta kepada segenap Insan BRK Syariah atas kerja keras-cerdas-ikhlas yang solid," ujarnya.

Pelaksanaan Cut-Off Sistem Konvensional dan proses Big Bang sudah dilakukan pada Jumat (19/08/2022) yang kemudian dilanjutkan dengan proses migrasi system, IT dan operasional pada 19-21 Agustus. Go Live seluruh kegiatan usaha sebagai BRK Syariah efektif terlaksana mulai Senin (22/08/2022).

Konversi BRK Syariah ini kata Andi dimulai pada April 2019 yang secara formal diwujudkan dalam kesepakatan yang dibuat oleh Gubernur Riau bersama 21 pemegang saham BRK; pemerintah provinsi kabupaten/kota di Riau dan Kepulauan Riau.

Lantas, sejak September 2020, Pengurus Bank Riau Kepri bersama Project Management Office mengambil langkah dan inisiatif strategis untuk meng-Akselerasi dan meng-Eksekusi amanah Konversi, dengan spirit “Menggesa menuju Syariah”.

Pada April 2021 Manajemen menyampaikan permohonan PKU secara resmi kepada OJK disertai seluruh dokumen dan persyaratan yang diperlukan.

"Setelah melaksanakan proses verifikasi, validasi dan mengecek/menguji berbagai kesiapan termasuk keberadaan Peraturan Daerah untuk Perubahan Anggaran Dasar BRK, OJK kemudian mengeluarkan ijin tertanggal 04 Juli 2022 itu," katanya.


Abdul Aziz