Home Gaya Hidup Kampanye 21 Hari Vegan Ajak Masyarakat Terus Lindungi dan Sayangi Hewan

Kampanye 21 Hari Vegan Ajak Masyarakat Terus Lindungi dan Sayangi Hewan

Jakarta, Gatra.com - Memperingati Hari Kampanye untuk Mengakhiri Spesiesisme Sedunia (World Day for the End of Speciesism) yang jatuh tiap 27 Agustus, Act For Farmed Animals (AFFA) kembali berusaha meningkatkan kesadaran mengenai dampak hubungan manusia dengan para hewan.

AFFA merupakan kampanye bersama yang dijalankan oleh Animal Friends Jogja dan Sinergia Animal untuk meningkatkan kesejahteraan hewan di Indonesia.

Manajer 21 Hari Vegan AFFA, Among Prakosa, menyebut, tiap tahunnya lebih dari 70 miliar hewan darat dikonsumsi di seluruh dunia. Angka tersebut 50 kali lebih banyak dibandingkan jumlah hewan yang saat ini dipelihara sebagai hewan kesayangan.

Menurut Among, angka tersebut sangat mengkhawatirkan bagi kelangsungan spesimen hewan. Beruntungnya didunia dunia, kini banyak organisasi dan kelompok sukarelawan ikut mengundang orang mempertimbangkan kembali rasa empati mereka terhadap spesies hewan yang dibunuh untuk dikonsumsi.

"Kini mulai banyak orang mengadopsi pola makan yang welas asih. Di Indonesia, pun sudah banyak yang membuat keputusan yang tersebut. Kami pun membantu memberikan dukungan secara online dengan gratis dari ahli gizi khusus dan resep nabati yang mudah," ujar Among dalam keterangannya, Sabtu (27/8).

Di sisi lain, tingkat perlindungan yang diberikan kepada setiap spesies sangat bervariasi antar-negara, budaya, dan dari waktu ke waktu. Tahun ini, pemerintah Inggris menambahkan beberapa spesies invertebrata, seperti lobster, gurita, dan kepiting, ke dalam daftar ini.

"Hal ini membantu memastikan bahwa kebutuhan dan kapasitas spesimen hewan dipertimbangkan dalam pembuatan kebijakan perlindungan," ujar Among.

Bagi AFFA, kedepan diharapkan paham tentang Perlindungan dan kasih sayang terhadap hewan bisa terus meningkat di masyarakat. Untuk Indonesia sendiri, dalam Indeks Hak Hewan yang menawarkan gambaran tentang bagaimana berbagai spesies hewan diperlakukan dan dilindungi di seluruh dunia. Indonesia berada di peringkat 36.

"Indonesia telah lebih baik dalam hal penggunaan pestisida pada lahan pertanian, pengakuan atas penderitaan hewan, dan adanya hukum yang melarang tindak kekejaman terhadap hewan," imbuhnya.