Home Gaya Hidup Rumah BUMN Rembang Gelar Lomba Membatik di Sebatang Rokok

Rumah BUMN Rembang Gelar Lomba Membatik di Sebatang Rokok

Rembang, Gatra.com- Rumah BUMN Kabupaten Rembang Jawa tengah menggunakan cara berbeda dalam membatik. Kegiatan seni yang biasanya memanfaatkan sepotong kain putih, kini bisa dilakukan menggunakan batang rokok.

Cairan untuk membatik pun unik, dari ampas kopi. Sementara pengganti canting yaiti sebatang tusuk gigi.

Ketua panitia Vera Damayanti mengatakan kegiatan yang biasa disebut warga Rembang melelet rokok ini dilakukan untuk mempopulerkan kopi lelet di masyarakat.

"Kopi lelet sebagai kebanggaan warga rembang ini bisa lebih dikenal sebagai kopi yang patut dibanggakan. Dengan kekhasannya dan budaya anak muda rembang yang mau meneruskan kegiatan ini," kata Vera Sabtu (27/8).

Perlombaan ini diikuti 40 peserta. Mereka diminta membuat kreasi batik bebas di 3 batang rokok dari panitia.

"Nanti yang kita nilai hanya 3 batang rokok yang sudah dilelet. Bentuk motif dari kreasi peserta sendiri," ujarnya.

Vera menambahkan kegiatan semacam ini sebenarnya sudah rutin digelar. Namun kegiatan sempat terhenti selama 2 tahun akibat pandemi COVID-19.

"Ini rutin sudah kita gelar di sini (Rumah BUMN). Tapi dua tahun kemarin tidak kita gelar karena ada Covid. Dan kali ini kita kembali gelar dan pesertanya antusias sekali," tuturnya.

Dalam perlombaan ini setiap peserta diberi waktu satu setengah jam untuk melelet rokok. Feri Novianto salah satu peserta mengaku perlu teknik khusus membuat batik di sebatang rokok.

"Ini karena kan yang dibuat batik ampas kopi. Jadi harus pas takarannya. Ini karena terlalu encer kopinya. Kalau kentel juga tidak bisa, jadi harus pas benar adukannya," ucapnya.