Home Ekonomi Menparekraf Prediksi Wisatawan Ke Yogyakarta Bakal Tembus 20 Juta

Menparekraf Prediksi Wisatawan Ke Yogyakarta Bakal Tembus 20 Juta

Bantul, Gatra.com – Kehadiran pembangunan infrastruktur berskala internasional sebagai dukungan perkembangan destinasi super prioritas Borobudur bakal mendatangkan wisatawan domestik hingga 20 juta ke Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Seiring terkendalinya pandemi dan terpilihnya Borobudur sebagai destinasi super prioritas. Saat ini jumlah kunjungan wisatawan ke Yogyakarta kembali ke baseline pada 2019,” terang Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menpar Ekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Sabtu (30/8) malam di Bantul.

Sebagai daerah yang mudah dijangkau dari darat dan tidak terkena dampak naiknya harga tiket penerbangan, Sandiaga mengatakan DIY masih menjadi destinasi utama wisatawan domestik pada terkendalinya pandemi.

“Berbeda dengan Bali yang banyak mengandalkan wisatawan mancanegara. Dengan tingkat pengeluaran wisatawan domestik di Yogyakarta yang mencapai Rp1 juta per orang, ini menunjukkan potensi yang luar biasa,” jelasnya.

Terlebih lagi dengan kehadiran pembangunan infrastruktur bertaraf internasional seperti jalan tol dan bandara Yogyakarta International Airport (YIA), sebagai pendukung Borobudur. Sandiaga memprediksikan dalam beberapa tahun kedepan, jumlah kunjungan ke Yogyakarta dan sekitarnya mencapai 20 juta orang per tahun.

Karenanya, limpahan ini sudah saat dimanfaatkan dengan membangun destinasi yang memiliki syarat 3A; atraksi, aksesibilitas dan amenitas. Tidak hanya itu, Kemenpar Ekraf juga terus mengembangkan desa-desa wisata di banyak empat kabupaten DIY.

“Ini yang menjadi daya tarik ekonomi kreatif Yogyakarta yang memiliki nature dan culture. Juga produk ekonomi kreatif yang banyak dan terjangkau,” ucapnya.

Terkait soal kabar tentang minimnya wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Aceh. Kepada Gatra.com, Sandiaga menyatakan saat ini pemerintah baru saja membuka penerbangan langsung dari luar negeri ke provinsi Serambi Mekah itu.

Menurutnya, wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Aceh adalah mereka yang ingin merasakan wisata minat khusus seperti kuliner, religi dan ziarah bencana tsunami.

“Kita memprediksi ini (Aceh) akan menjadi salah satu destinasi unggulan pariwisata halal yang akan kita kembangkan secara maksimal di beberapa tahun ke depan,” ungkap Sandi.