Home Apa Siapa Laura Basuki Simpan Kekaguman Akan Candi Borobudur

Laura Basuki Simpan Kekaguman Akan Candi Borobudur

Jakarta, Gatra.com - Aktris Tanah Air Laura Basuki didapuk menjadi ikon "Indonesia Bertutur 2022", sebuah proyek Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang festivalnya akan digelar pada 7-11 September 2022 mensatang, di Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah.

Mengenai itu, Laura pun mengungkapkan bahwa ia selalu senantiasa memiliki ketertarikan pada eksistensi situs cagar budaya di Indonesia. Ia bahkan mengaku kerap menyempatkan diri untuk mengunjungi situs cagar budaya Indonesia, setiap kali memiliki jadwal syuting di luar kota.

"Setiap kali aku syuting di luar kota, pasti aku sempatkan sebisa mungkin untuk mampir melihat ke museum, atau melihat cagar budaya. Ingin mempelajari lebih lanjut lah tentang budaya kita," ujar Laura dalam acara konferensi pers Festival Indonesia Bertutur 2022 di Gedung Kemendikbudristek, Jakarta, Rabu (31/8).

Lebih lanjut, Laura pun mengatakan, salah satu cagar budaya yang selalu membuatnya kagum adalah Candi Borobudur. Ia mengaku tak habis pikir, dengan proses pembuatan candi terbesar di dunia itu, yang dibuat dengan teknologi serba terbatas pada zamannya.

"Gimana caranya, saat itu, dengan teknologi yang terbatas, bisa menyelesaikan candi dengan jutaan batu selama ratusan tahun," tutur Laura.

Terlebih, kata Laura, orang-orang yang turut membangun Candi Borobudur kala itu mampu menggambarkan sejumlah hal yang berkaitan dengan sejarah, pada relief-reliefnya. Tak terkecuali perilaku nenek moyang bangsa Indonesia.

"Dan aku langsung mikir, berarti, pada waktu itu pun, tingkat keahlian artistik mereka tuh juga sudah sangat tinggi," kata Laura. 

Ia pun mengaku tak sabar untuk segera kembali ke Candi Borobudur dalam acara "Festival Indonesia Bertutur 2022" September mendatang.

Pasalnya, Laura memandang festival yang akan menampilkan 20 cagar budaya dalam materi pegelarannya itu sebagai suatu kesempatan yang langka, karena festival tersebut dapat menjadi momen bagi masyarakat untuk melihat Candi Borobudur dari sudut pandang berbeda.