Home Gaya Hidup Termiskin Ketiga di Sumbar, Pemkab Solok Manfaatkan Rel Bekas untuk Jembatan

Termiskin Ketiga di Sumbar, Pemkab Solok Manfaatkan Rel Bekas untuk Jembatan

Solok, Gatra.com- Menduduki posisi 3 termiskin di Sumatera Barat,  membuat Pemerintah Kabupaten lahirkan inovasi untuk membangun jembatan dengan memanfaatkan rel bekas untuk perbaikan jembatan yang ada dinagari-nagari dikabupaten Solok. 
 
"Alhamdulillah pada hari ini akan kita lakukan serah terima rel bekas bongkaran, dimana akan diserahkan kepada masyarakat Kabupaten Solok oleh kementerian perhubungan melalui pemerintah daerah Kabupaten Solok," ungkap Epyardi Asda dalam kata sambutannya saat  serah terima rel bekas bongkaran di Stasiun Singkarak Kabupaten Solok, Selasa (30/8). 
 
Dalam kesempatan ini Epyardi Asda juga menyampaikan mewakili masyarakat Kabupaten Solok kami berterima kasih kepada Kementerian Perhubungan atas bantuan rel bongkaran sehingga nantinya dapat kita pergunakan untuk perbaikan jembatan pada masing-masing nagari di kabupaten Solok. 
 
Pada kegiatan ini kementerian perhubungan memberikan total 400 batang rel bekas bongkaran serta memberikan bantalan rel sebanyak jumlah yang dibutuhkan oleh masyarakat saat ini, dalam hal itu Bupati menyampaikan bahwa pemerintah akan membawa sejumlah 1000 bantalan rel. 
 
Ia juga menyampaikan sebelumnya Kabupaten Solok menduduki posisi 3 termiskin di Sumatra Barat namun itu juga menumbuhkan semangat kita untuk memajukan kabupaten Solok dengan visi Mambangkik Batang Tarandam Menjadikan Kabupaten Solok terbaik di Sumatra Barat.
"Semoga dibawah kepemimpinan kita bersama bisa membangun kembali Kabupaten solok menjadi lebih baik,"ucapnya. 
 
Sebagai informasi kepala Perpustakaan Nasional RI telah memberikan bantuan sebesar 10 Milyar untuk pembangunan Gedung Perpustakaan Kabupaten Solok. "Dari Kementerian Perdagangan juga kita telah mendapatkan anggaran sebesar Rp6 Milyar untuk Pembangunan Pasar Tradisional menjadi Pasar Modern untuk pasar tradisional Sungai Nanam," katanya. 
 
Direktur Sarana Perkeretaapian Dr. Djarot Triwardhono mengatakan sebagai bentuk pelayanan publik oleh kementerian perhubungan adalah dengan melakukan pembaruan rel kereta api. Dengan adanya pembaruan inilah sehingga kita dapat menyerahkan rel bongkaran kepada Bupati Solok  guna pembangunan di kabupaten Solok. 
 
"Rel bekas ini nantinya akan dipergunakan untuk pembangunan jembatan penghubung di masing-masing nagari di kabupaten Solok,Terimakasih kepada Seluruh masyarakat beserta Bapak Bupati dan Anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi atas dukungannya dalam membantu Kementerian Perhubungan mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik,"katanya. 
 
Acara dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara serah terima rel bongkaran kereta api oleh Bupati Solok dan Direktur Sarana Perkeretaapian. Selanjutnya Bupati Solok bersama Direktur Sarana Perkeretaapian lakukan tinjauan ke lokasi Rel Bongkaran. 
 
Acara ini turut dihadiri Bupati Solok Epyradi Asda, Direktur Sarana Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI Dr. Djarot Tri Wardhono, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas II Sumatera Bagian Barat Supardi, Kepala Balai Transportasi Darat Wilayah III Sumatera Bagian Barat Ardono, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Eva Nasri, Anggota DPRD Kabupaten Solok. Kepala Dinas Perhubungan Muhammad Djoni, Kepala OPD, Camat X Koto Singkarak Crismon Darma, Camat Se-Kabupaten Solok, Forkopimcam, Walinagari Se-Kabupaten Solok, Ketua BPN dan KAN di Kabupaten, Tokoh-tokoh Agama dan Adat Masyarakat X Koto Singkarak.