Home Regional Banyak UMKM Belum Mendapat Perhatian Serius

Banyak UMKM Belum Mendapat Perhatian Serius

Solok, Gatra.com - Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra mengatakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) merupakan penopang ekonomi masyarakat. UMKM juga bertindak sebagai sektor ekonomi nasional yang sangat strategis dalam pembangunan ekonomi kerakyatan. 

“Sektor ini justru menghadapi banyak masalah yang sampai saat ini belum mendapat perhatian serius untuk mengatasinya,” katanya dalam sosialisasi Perizinan Legalitas Produk kepada 30 orang pelaku usaha yang ada di Kota Solok, menghadirkan narasumber dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Barat, di Aula Mami Hotel, Kamis (1/9). 

Ramadhani mengatakan Usaha kecil dan menengah (UKM) perlu mendapat perlindungan khusus dalam menghadapi pasar bebas. Perlindungan yang diharapkan adalah dalam bentuk, antara lain, aspek legalitas produk, penguatan kapasitas sumber daya manusia, modal, pelatihan, promosi, dan iklim usaha yang kondusif. 

"Legalitas usaha sendiri merupakan standarisasi yang harus dipenuhi pelaku usaha. Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dituntut harus memenuhi syarat tersebut guna dapat bersaing di era pasar bebas. Tuntutan itu yang menjadi masalah karena tidak sedikit pelaku usaha tidak memiliki legalitas usaha," ungkapnya. 

Berbagai kendala seperti tidak adanya dana untuk mengurus legalitas, sulitnya surat menyurat, kurangnya pengetahuan dan lain sebagainya. 

"Kami harapkan melalui kegiatan ini akan tumbuh kepekaan dan terbangun kerangka berfikir terhadap pentingnya legalitas usaha bagi UMKM agar dapat bersaing di pasar bebas,” ucapnya. 

Ramadhani juga menyampaikan persaingan UMKM kini semakin ketat dengan terbukanya pasar di dalam negeri dan pasar global. Pembinaan dan pengembangan UMKM harus secara berkala dilaksanakan agar UMKM dapat meningkatkan kemandirian mereka. 

"Diharapkan berimbas pula pada pendapatan masyarakat, membuka kesempatan kerja, dan memakmurkan masyarakat secara keseluruhan,” terang Wawako. 

“Banyak bertanya dan sharing dengan narasumber sangat diharapkan dalam kegiatan sosialisasi ini, untuk membuka wawasan dan cakrawala berpikir dalam mengembangkan usaha, sharing akan menggali hal-hal yang belum disampaikan narasumber dan menjadi inspirasi bagi peserta lainnya,” katanya.

47