Home Teknologi Transformasi Digital Pada ASN Bisa Bantu Percepat Pemberian Layanan

Transformasi Digital Pada ASN Bisa Bantu Percepat Pemberian Layanan

Jakarta, Gatra.com - Proses digitalisasi punya peran penting dalam mempercepat pelayanan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sehingga, kini transformasi digital guna mendukung pelayanan adalah menjadi pakem yang digalakkan pemerintah. Hal tersebut ditegaskan, Kepala Pusat Pengembangan Kepegawaian Aparatur Sipil Negara (ASN), Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bajoe Loedi Hargono.

Ia menyebut, proses transformasi digital di BKN sejatinya sudah berlangsung sejak tahun 2000-an. Seiring berjalannya transformasi, beberapa hal berhasil dibuat oleh BKN. Misalnya, tahun 2009-2013, BKN mengembahkan Kartu Pegawai Elektronik, CAT BKN, e-PUPNS, portal pendaftaran SSCN. Di tahun 2015, CAT BKN dan SSCN diintegrasikan serta mendapatkan penghargaan internasional.

Sedang di Tahun 2020, BKN mengembangkan Perbaikan Data Mandiri (PDM), Integrated System Database Engine (SIASN), Docu Digital, dan lain sebagainya. “Dengan banyaknya tugas dan fungsi BKN, sudah menjadi keharursan untuk didukung oleh transformasi digital," ujar Bajoe dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/9).

Senada dengan Bajoe, Sekretaris Utama BKN, Imas Sukmariah, juga menegaskan peran penting literasi digital terhadap ASN. Menurutnya, bekal literasi digital penting dalam mendukung pekerjaan dan kehidupan sehari-hari yaitu kecakapan digital, keamanan digital, budaya digital, dan etika digital.

"Kemampuan dasar di era digital yang perlu kita kuasai seperti kecakapan individu dalam menggunakan internet, menggunakan media sosial, dan kemampuan mencari, memilah dan memilih konten yang positif, serta kemampuan mengolah dan membuat informasi," jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Pemberdayaan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Bonifasius Wahyu Pudjianto, menegaskan bahwa pihaknya mendukung transformasi digital di BKN melalui pelatihan literasi digital. Acara dihadiri oleh 4.346 pegawai BKN Pusat dan Regional di seluruh Indonesia.

Dia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kecakapan para Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memanfaatkan teknologi digital, meningkatkan kewaspadaan, serta mengadopsi teknologi digital. Adapun materi yang diberikan seputar empat pilar literasi digital.

“Dari materi-materi tersebut, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, kesadaran dan kecakapan penggunaan teknologi digital serta mendorong ASN untuk mengenal dan mengadopsi teknologi digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan sektor publik pada masyarakat," imbuhnya.