Home Regional Festival Pindang Brondong, Ide Kreatif Angkat Potensi Lokal Lamongan

Festival Pindang Brondong, Ide Kreatif Angkat Potensi Lokal Lamongan

Kabupaten Lamongan, Gatra.com -- Festival Pindang yang diselenggarakan oleh Kecamatan Brondong, Lamongan, disebut sebagai sebuah ide yang sangat kreatif dan bisa menginspirasi kecamatan lain yang memiliki potensi serupa untuk terus diangkat. Hal itu disampaikan Bupati Lamongan Yuhronur Efendi ketika menghadiri festival yang bertempat di halaman kantor Kecamatan Brondong Minggu (4/9) siang.

"Tentu ini menginspirasi kepada semuanya untuk bisa mengangkat potensi lokal, UMKM lokal, yang ini akan menggairahkan kebangkitan ekonomi kita," tutur Pak Yes sapaan akrab Yuhronur.

Ia menuturkan bahwa ide festival pindang yang lokasinya berada di Jalan Raya Deandles atau jalur pantai utara itu sebagai bentuk bangkit lebih cepat untuk perekonomian Lamongan yang lebih kuat.

"Kawasan Pantura ini membuktikan bahwa kita semua bisa bangkit lebih cepat dan tentu kita akan lebih kuat dalam perekonomian kita semua khususnya di Kabupaten Lamongan,” terangnya.

Pak Yes juga menyebutkan bahwa kedepannya akan diadakan festival serupa di wilayah lain. Salah satu yang ia jadikan target adalah Festival Rajungan yang menurutnya akan digelar di Kecamatan Paciran, Lamongan.

"Mungkin menyusul beberapa hari lagi dari Paciran juga akan ada festival rajungan yang insyaallah nanti juga bakal bekerja sama dengan Wisata Bahari Lamongan (WBL). Ini termasuk menginspirasi ikan bandeng dan mungkin akan dikembangkan di tempat-tempat yang lain yang mempunyai potensi-potensi lokal yang sangat luar biasa," ujar Pak Yes.

Festival Pindang Brondong kembali dilaksanakan di tahun ini setelah hiatus saat pandemi. Menurut Camat Brondong Moch Na'im festival ini diselenggarakan sebagai peningkatan Kecamatan Brondong sebagai sentra ikan pindang.

"Ini event sebagaimana kita meningkatkan pindang yang ada di wilayah Kecamatan Brondong dan juga kepala manyung yang tentu juga dari Brondong agar kita bisa mengangkat kembali Brondong sebagai penghasil pindang dan juga aneka ikan yang ada di wilayah Kecamatan Brondong," kata Na'im

Menurut Camat, festival ini menghabiskan tiga kwintal ikan pindang, 700 ikan asap (panggang), serta beberapa ikan kepala manyung yang diperoleh dari Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Brondong.

Beberapa jenis kegiatan yang disuguhkan adalah kuliner hasil perikanan seperti kontes kepala manyung, seribu cobek penyet ikan asap, dan lomba cipta menu berbasis ikan pindang. Dalam kegiatan itu disediakan juga ikan pindang gratis dalam bentuk gundungan untuk pengunjung.

Tidak ada pungutan biaya untuk ikut serta dalam kegiatan ini. Hal itu menurut Na'im ditujukan untuk mempopulerkan atau mengenalkan potensi Kecamatan Brondong.

"Peserta kita bebas ada yang dari Gresik, Surabaya, Tuban, kita bebaskan, tidak hanya untuk Brondong saja karena tujuan kita untuk mengangkat olahan ikan pindang," ungkap Na'im.

Na'im berharap, dengan upaya mempopuleran pindang ini, olahan ikan ini dapat naik kelas menjadi menu di restoran. Dan terbukti dengan festival ini muncul berbagai menu olahan baru seperti halnya dari kreasi pindang muncul olahan pizza, pai, hingga nasi briyani.

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR