Home Regional Bupati Sarolangun Siapkan Anggaran Persiapan MTQ

Bupati Sarolangun Siapkan Anggaran Persiapan MTQ

Sarolangun, Gatra.com - Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, Henrizal menyatakan bahwa salah satu fokus kegiatan dalam penyediaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2023 daerah itu adalah persiapan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) tingkat Provinsi.

"Salah satu fokus kegiatannya adalah itu, untuk persiapan pelaksanaan sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Jambi," katanya ketika dikonfirmasi Gatra.com, Senin (5/9).

Ia menyebut, hal itu dilakukan karena tidak ingin persiapan pelaksanaan MTQ sebagai tuan rumah biasa-biasa saja. Itu akan menjadi sorotan banyak orang, mengingat sebelas kabupaten/kota yaitu seluruh daerah yang ada dalam wilayah provinsi Jambi akan hadir.

"Kita melaksanakannya harus siap dengan segala fasilitasnya. Contoh, lampu jalan kita harus terang, taman-taman kita harus bersih, drainase kita harus jalan, kan begitu? Artinya bukan untuk sarana MTQ saja, tapi hal lain pendukung itu, untuk kelancaran pelaksanaan MTQ," kata Henrizal.

Ia menjelaskan, jika tidak dengan persiapan yang matang. Apa mau sebagai tuan rumah, penampilan kota biasa-biasa saja? Lampunya gelap, kan jadi sorotan orang, tamannya kotor, wilayah tidak bersih.

"Terus pada pelaksanaan MTQ, saya pikir bukan hanya sekadar mimbar. Tapi, sarana dan prasarana yang berkaitan dengan MTQ itu sangat banyak, diantaranya seperti yang saya sebut tadi," katanya.

Terkait APBD itu, katanya sekarang sedang di bahas di DPRD, dan pihaknya (eksekutif) sudah menyampaikan KUA-PPAS untuk dilakukan pembahasan. 

"Kita anggarkan seluruhnya Rp20 Miliar, dari semula kita menganggarkan Rp30 Miliar. Saya pikir, dengan kondisi yang ada. Bertanya dengan kawan-kawan sebelah juga, kurang lebih Rp20 Miliar saya pikir cukup," jelasnya.

Henrizal melanjutkan, terkait dengan pembangunan fisik, sesuai dengan kondisi saat ini di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memang banyak dikurangi, yang sebelumnya mencapai ratusan miliar, saat ini berkisar lebih kurang hanya Rp40-an Miliar.

"Karena itu tadi, pada tahun 2023 kita ditunjuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Jambi, yang pelaksanaannya diperkirakan pada bulan November," katanya.

Tahun 2023 itu sendiri katanya, merupakan tahun yang ke empat Sarolangun ditunjuk menjadi tuan rumah MTQ. Pada tahun 2006 pernah melaksanakan MTQ, tahun 2011 pernah ditunjuk, namun menolak karena keterbatasan dana.

Selanjutnya pada tahun 2017 juga pernah ditunjuk. Tapi Pemkab Sarolangun menolak juga karena pada saat itu memang bersamaan dengan Pilkada. 

"Artinya ini sudah tahun ke empat kalinya kita untuk melaksanakan MTQ. Saya pikir kalau kita tolak lagi rasanya kurang pas," ujarnya.

"Artinya mereka menunjuk, apakah saya menolak lagi? Tidak mungkin. Dan tidak ada saya meminta, ini pun berdasarkan SK Gubernur. Intinya saya tidak mencari keuntungan dari setiap anggaran pelaksanaan kegiatan tersebut," kata Henrizal.