Home Hukum Pengakuan Bharade E Viral di TikTok, Ronny Telapessy: Itu Hoaks!

Pengakuan Bharade E Viral di TikTok, Ronny Telapessy: Itu Hoaks!

Jakarta, Gatra.com - Akun TikTok yang diduga milik Bharada E kembali viral di jagat maya. Salah satunya, adalah video yang berisi pengakuan tentang kasus pembunuhan Brigadir J. Username atas nama @Richard_eliezer tersebut telah di ikuti sebanyak 5.682 pengikut dan ditonton sebanyak 609 ribu orang.

Ronny Telapessy selaku pengacara Bharada Eliezer atau Bharada E, menyampaikan kepada Gatra.com bahwa video yang viral tersebut hoaks. “Enggak betul itu hoaks,” ujar Rony Telapesy, Selasa, (6/9).

Ronny juga menyampaikan bahwa ia sudah menanyakan langsung kepada kliennya, dan Bharada E membantah kebenaran dari video yang beredar tersebut.

Diketahui isi dari video tersebut merupakan pesan-pesan dari Bharada E dalam mengungkapkan detik-detik terbunuhnya Brigadir J.

Ada beberapa poin yang disampaikan Bharada E, pertama mengenai alasan Brigadir J terbunuh ialah karena ia mendengar sosok mafia dibalik kasus kebakaran gedung Kejagung.

"Dengan mndengar hal ini, bos Irjen Ferdy Sambo sangat marah sekali dan takut jika Brigadir J membocorkan hal ini ke awak media dan atasan Polri," tulis pesan dalam video yang diunggah oleh akun tiktok @richard_eliezer dikutip pada Selasa (6/9).

Dalam Video tersebut Richard mengaku ia dan teman-temannya di perintahkam oleh Irjen Ferdy Sambo untuk menyiksa Brigadir J.

Setelah itu ketika Brigadir J meminta maaf sampai memohon agar segera dibunuh, saat itulah Irjen Ferdy Sambo tambah naik pitam dan melepaskan tembakan yang membuat Brigadir J meninggal ditempat.

Masih dalam cerita yang sama, Bharada E juga menyampaikan bahwa ia diminta memindahkan keluarganya ke daerah Depok, sehingga terhindar dari awak media.

Namun, Bharada E takut akan mendapat gangguan dari orang-orang suruhan Ferdy Sambo selama di tahanan. Oleh karena itu ia meminta dukungan dan doa dari seluruh warga Indonesia agar mendapatkan keselamatan.

"Saya sudah memiliki firasat bakal disiksa suruhan beliau karena sudah menaikkan kasus ini," ungkapnya.

Bahkan ia meminta media agar selalu menaikkan kabar tentang dirinya selama proses hukum berlangsung sebagai pengawas keselamatannya.