Home Olahraga Wagub Jatim dan Bupati Pasuruan Kibarkan Bendera Race Bromo Marathon 2022

Wagub Jatim dan Bupati Pasuruan Kibarkan Bendera Race Bromo Marathon 2022

Kabupaten Pasuruan, Gatra.com -- Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak berharap agar gelaran Bromo Marathon akan menjadi acara tahunan yang selalu diselenggarakan. Hal itu ia sampaikan sebelum melepas pelari Bromo Marathon 2022 pada Ahad (11/09) pagi di area start lari.

"Saya ingin mengucapkan selamat atas penyelenggaraan kedelapan dari Bromo Marathon ini. Sudah luar biasa dan konsisten. Artinya kalau sudah melewati fase itu, insya Allah Bromo Marathon akan terus ada kedepannya," ujar Emil.

Acara yang diikuti oleh ribuan peserta dari Indonesia dan mancanegara itu menurutnya sangat tepat sebagai cara untuk menarik animo wisatawan dari berbagai negara untuk datang ke Bromo. Selain karena terkenal dengan pemandangannya yang bagus, Wagub Emil juga menyinggung terkait udara di area Bromo yang sejuk dan bagus.

"Bromo ini terkenal ke seluruh dunia. Maka tidak afdhal kalau tidak menyelenggarakan event sekelas Bromo Marathon ini. Udaranya masih sangat baik dan pemandangan alamnya juga sangat luar biasa," jelasnya. 

Emil juga menyatakan bahwa acara Bromo Marathon ini sangat potensial karena dapat menggerakkan perekonomian warga lokal. Terlebih dalam rangkain acara Bromo Marathon juga digelar Plataran Bromo Extravaganza yang melibatkan berbagai pelaku UMKM.

"Tapi yang tidak kalah pentingnya juga adalah kesempatan kita bisa menyapa warga dan juga menggerakkan perekonomian penduduk lokal," ujar Emil.

"Semoga sukses membuat Bromo ini menjadi tempat yang tentunya memenuhi standard untuk menarik wisatawan dari mancanegara. Have fun, selamat bersenang-senang. Bromo tentunya selalu menjadi tempat menyenangkan dan Pasuruan pasti always fresh," tutup Emil.

Di lain sisi, Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf menyebut, acara Bromo Marathon sendiri sudah dilaksanakan sejak tahun 2013. Hanya saja ketika tahun-tahun pandemi Covid-19, acara tersebut pun terpaksa vakum.

"Hari ini, pagi ini, kita mulai lagi. Mudah-mudahan ini menjadikan Kabupaten Pasuruan semakin dikenal di seluruh Indonesia bahkan seluruh Dunia," ujar Irsyad dalam kesempatan yang sama.

Bupati yang akrab disapa Gus Irsyad itu juga menjelaskan bahwa peserta datang dari hampir 20 negara. Peserta Marathon sendiri dibagi menjadi beberapa kelas sesuai panjang rute yang ditempuh, mulai dari 42 kilometer, 21 kilometer, 10 kilometer, 5 kilometer, dan kelas untuk anak-anak sejauh 2,5 kilometer.

"Kita berharap event ini menjadi event yang mendunia. Dan salam sehat selalu untuk semua peserta. Mudah-mudahan sampai finish sehat, selamat. Amin," ujarnya.

Selain itu, Gus Irsyad juga menjelaskan bahwa Bromo Marathon sendiri merupakan rangkaian hari jadi kabupaten Pasuruan yang setiap tahun diadakan.

"Ke depan harapannya semoga lebih banyak pelari-pelari atau runner yang mengikuti. Tahun ini memang masih kita batasi mengingat pandemi. Tapi tahun depan, mudah-mudahan lebih banyak peserta terutama dari luar negeri," ujar Gus Irsyad.

Menurutnya inisiator dari Bromo Marathon adalah anak-anak muda dari komunitas dan juga pemuda Kabupaten Pasuruan terutama kecamatan Tosari. "Dari sana kemudian saya dukung dan kita jadikan satu rangkaian hari jadi Kabupaten Pasuruan," ujarnya.