Home Hukum Anti Islam? Ketum Kornas Ganjarist, Eko Kuntadhi Minta Maaf, Ning Imaz: Jangan ke Saya...

Anti Islam? Ketum Kornas Ganjarist, Eko Kuntadhi Minta Maaf, Ning Imaz: Jangan ke Saya...

Jakarta, Gatra.com- Perang opini di media sosial terkait unggahan Ketum Kornas Ganjarist, Eko Kuntadhi yang melecehkan Ustazah Nahdatul Ulama, Imaz Fatimatuz Zahra atau yang akrab disapa Ning Imaz dari Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur berlanjut. Para pendukung Ganjar Pranowo mendorong persoalan selesai setelah Eko Kuntadhi minta maaf. Sedangkan di pihak lain mendorong pada proses hukum.

Seperti diunggah akun @ekowboy2 yang menyatakan bahwa tidakan pendukung Ganjar Pranowo ini memenuhi pasal 28/2 UU ITE, menyebarkan informasi kebencian SARA, dengan ancaman pidana 6 tahun penjara. Dan pasal 5 UU TPKS, pelaku perbuatan seksual nonfisik dapat dipidana 9 bulan penjara. "Para pendukung Ganjar ini memenuhi pasal pelecehan & penistaan, tangkap provokator Islamopobia!!" cuitnya, 15/09.

Sedangkan Ning Imaz sendiri merespon permintaan maaf Eko Kuntadhi dengan diplomatis. "Minta maafnya jangan ke saya. Ke Imam Ibnu Katsir, ke umat se Indonesia yang agamanya dihina-hina," unggahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya tindakan 'anti' Islam Eko Kuntadhi bermula saat dia mengunggah potongan video Ning Imaz di twitter. Di dalam video yang diproduksi NU Online itu, Ning Imaz sedang menjelaskan tentang tafsir Surat Ali Imran ayat 14. Video ini juga diunggah di TikTok NU Online dengan judul thumbnail Lelaki di Surga Dapat Bidadari, Wanita Dapat Apa?

Potongan video ini kemudian diunggah Eko. Dalam potongan tersebut, ada keterangan atau caption penistaan. “Tolol tingkat kadal. Hidup kok cuma mimpi selangkangan,” demikian tulisan atau caption yang ada dalam video unggahan Eko Kuntadhi itu.

Unggahan Eko Kuntadhi dengan captiom kata-kata menista di dalam video Ning Imaz tersebut dikomentari Rais Syuriyah Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Australia-New Zealand Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir. Gus Nadir mengatakan, Eko Kuntadhi boleh saja tidak sepakat dengan pendapat Ning Imaz, tetapi tidak perlu melabeli kata tolol.

Setelah mendapat komentar dari Gus Nadir, cuitan unggahan video Ning Imaz yang sudah ditambahi kata kasar itu langsung dihapus oleh Eko Kuntadhi. Dia pun mohon maaf atas kelancangannya. "Berkenaan dengan postingan saya di Twitter kemarin, yang mencomot video dari Tiktok, dan ternyata video itu sudah diberi caption yang tidak pantas. Saya menghaturkan permohonan maaf kepada Ning Imas, Gus Rifqil, keluarga besar Lirboyo dan seluruh guru dan teman-teman NU. Saya akui saya kurang teliti saat men-share potongan video tersebut," katanya.

Repotnya, meskipun Eko Kuntet menghapus postingannya dan minta maaf, jamaahnya telanjur menyebarkan. Seperti akun @jagalkadrun1312. Setelah dimaki para netizen, Jagal Kadrun meminta maaf. Bahkan dia mengaku-ngaku NU. “Kadrun kok mau manggil buzzer NU, wooii gw NU,” cuitnya. Padahal jejak digitalnya tidak bisa bohong bahwa dia non muslim. Maka muncullah tagar #ngaku2NU. Kini Jagal Kadrun sedang diburu, wajahnya disebarluaskan di media sosial. Belakangan diketahui nama asli @jagalkadrun1312 itu bernama Alvin.