Home Internasional Erdogan Targetkan Bergabung dengan Organisasi Kerja Sama Shanghai

Erdogan Targetkan Bergabung dengan Organisasi Kerja Sama Shanghai

Ankara, Gatra.com - Presiden Turki, Tayyip Erdogan mengatakan dia menargetkan akan bergabung di keanggotaan Organisasi Kerja Sama Shanghai (SCO) sekalipun masih bergabung di anggota NATO. 

Penyiar NTV dan media lainnya d Turki melaporkan pada hari Sabtu (17/9).

Erdogan berbicara kepada wartawan setelah menghadiri KTT SCO di Uzbekistan sebelum menuju ke Amerika Serikat.

Baca Juga: Erdogan Salahkan Eropa: Krisis Energi Terjadi karena Sanksi Rusia

“Hubungan kami dengan negara-negara ini akan dipindahkan ke posisi yang jauh berbeda dengan langkah ini,” kata Erdogan.

Ketika ditanya apakah maksudnya keanggotaan SCO, dia berkata, “Tentu saja, itu targetnya.”

Turki saat ini menjadi mitra dialog SCO, yang anggotanya adalah China, Rusia, India, Pakistan, Iran, Kirgistan, Tajikistan, Kazakhstan, dan Uzbekistan.

Baca Juga: Iran Ingin Masuk Keanggotaan Blok Rusia dan China

Di tengah diskusi bilateral di KTT, Erdogan melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin. Erdogan mengatakan Turki dan Rusia telah mencapai kesepakatan untuk menyelesaikan perselisihan mengenai pembangkit listrik tenaga nuklir yang sedang dibangun di Akkuyu, di Turki selatan.

NTV melaporkan, Erdogan mengatakan bahwa kontraktor Turki IC Ictas telah dipekerjakan kembali dalam proyek tersebut, dan membenarkan komentar dua sumber kepada Reuters, pada hari Jumat.

Baca Juga: Putin Puji Erdogan atas Kemajuan Pembicaraan Gandum Ukraina

Bulan lalu, perusahaan energi nuklir negara Rusia Rosatom, yang menjalankan proyek tersebut, mengakhiri kontraknya dengan IC Ictas atas apa yang disebutnya terjadi “banyak pelanggaran.”

“Insya Allah kita bisa menyelesaikan dan meresmikan unit (Akkuyu) pertama pada tahun 2023,” tambah Erdogan.