Home Hukum Pengacara Ferdy Sambo Bantah Kliennya Punya Sosok ‘Kakak Asuh’

Pengacara Ferdy Sambo Bantah Kliennya Punya Sosok ‘Kakak Asuh’

Jakarta, Gatra.com - Arman Hanis selaku pengacara Ferdy Sambo membantah kliennya mempunyai sosok 'kakak asuh' di Korps Bhayangkara. Isu mantan Kadiv Propam Polri punya 'kakak asuh' disampaikan guru besar politik dan keamanan dari Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung, Muradi.

"Kami tim kuasa hukum membantah hal tersebut, karena tidak jelas apa dan siapa yang dimaksud dengan kakak asuh," kata Arman saat dikonfirmasi, Rabu, (21/9)

Salah satu yang membuat isu Sambo punya sosok 'kakak asuh' karena dia jenderal polisi bintang dua termuda. Sambo dinilai mendapatkan kenaikan pangkat lebih cepat dari biasanya.

Baca juga: Cium Keterlibatan Bos Judi di Kasus Sambo, IPW Minta Polri Bongkar Konsorsium 303

"Terhadap penilaian kenaikan pangkat yang lebih cepat dari klien kami menurut kami pasti sudah dipertimbangkan dengan baik dan matang oleh pimpinan Polri," ujar Arman.

Dia meyakini Ferdy Sambo mendapatkan pangkat Inspektur Jenderal (Irjen) bukan karena punya 'kakak asuh'. Melainkan, atas kinerja-kinerja yang telah dilakukan selama menjadi anggota Polri.

"Berdasarkan prestasi dan kinerja klien kami. Kami tidak memberikan tanggapan lebih lanjut karena tidak berhubungan dengan perkara yang kami tangani, terima kasih," ungkap Arman.

Sebelumnya, Muradi menyebut ada sosok 'kakak asuh' diduga tengah mencoba membantu mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo. Mereka ingin vonis Sambo atas kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J menjadi ringan.

Baca jugaMantan Wakapolri Apresiasi Kinerja Listyo Sigit Bersih-bersih Gerbong Sambo

Sosok 'kakak asuh' itu ada yang sudah pensiun dan masih aktif sebagai anggota Polri. Mereka mencoba melobi petinggi Korps Bhayangkara untuk meringankan hukuman Sambo.

"Kakak asuh dalam model konteks yang sudah pensiun, ada yang belum, nah ini yang saya kira yang agak keras di dalam kan itu situasinya sebenarnya karena kakak asuh itu punya peluang, punya power yang luar biasa ya," kata Muradi, kepada wartawan, Jakarta, Sabtu, (17/9)

Muradi mengatakan 'kakak asuh' yang masih aktif itu memegang posisi strategis di Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo disebut mengetahui sosok 'kakak asuh' yang masih membantu Sambo itu. Namun, dia yakin Listyo tak terpengaruh dengan upaya mereka membantu tersangka penembakan Brigadir J tersebut.

"Saya sih masih percaya Pak Listyo akan menjalankan fungsi penegakan hukum untuk Sambo,"ujar Muradi.

KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR