Home Pendidikan Lembaga Kursus Jadi Tumpuan Vokasi Dalam Kembangkan SDM

Lembaga Kursus Jadi Tumpuan Vokasi Dalam Kembangkan SDM

Jakarta, Gatra.com - Direktur Kursus dan Pelatihan Kemendikbudristek, Wartanto, menilai Lembaga Kursus Pelatihan (LKP) akan mampu berkontribusi besar dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM).

Sehingga, dirinya berharap lulusan LKP memiliki kemampuan mendalam. Karena nantinya SDM yang mengikuti LKP akan diberikan kemampuan-kemampuan tertentu yang membuat mereka handal di sebuah bidang.

Baca JugaKemnaker Adakan Pertemuan G20 Ketenagakerjaan Di Bali, Apa Hasilnya?

"Misalnya, LKP di bidang otomotif. Dia ini mungkin pengetahuan otomotifnya secara keseluruhan sangat kecil. Namun kalau dia sangat ahli masalah roda mobil, atau ada juga yang spesialis kaki-kaki, jok mobil. Keahlian spesifik yang mendalam inilah yang membuat tenaga mereka sangat dibutuhkan," tutur Wartanto dalam acara daring, Rabu (21/9) malam.

Wartanto menyebut kualifikasi per bidang inilah yang mesti dibentuk oleh LKP. Dia mengingatkan LKP tak sekadar mengeluarkan sertifikat kursus.

"Jadi, benar-benar dipastikan kompetensinya. Benar-benar mengikuti pelatihan dengan baik, jangan hanya dia ikut untuk langsung diberikan begitu saja sertifikatnya," tutur dia.

Sementara itu, ditambahkan Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Kiki Yuliati, program pendidikan vokasi sejatinya tidak hanya memberikan nilai ketrampilan, namun juga memberikan nilai pendidikan.

Baca Juga: Kurikulum Merdeka Permudah Kemitraan Dunia Kerja dengan Vokasi

“Kesannya kursus ketrampilan, tapi di dalamnya ada nilai pendidikan,” terangnya.

Ia menambahkan, bahwa pendidikan vokasi tidak boleh mati, tetapi harus futuristik. Karena, berbicara terkait industri, menurut dia, selalu membutuhkan tenaga kerja sesuai kebutuhannya.

“Kebutuhan industri seperti apa? Ya kebutuhan hari ini. Untuk itu, pendidikan vokasi harus melihat sekian langkah ke depan dengan merancang kurikulum, pembelajaran dan sebagainya. Sehingga lulusan sesuai kebutuhan pasar kerja,” tegasnya.