Home Gaya Hidup Abah Lala ‘Ojo Dibandingke’ Goyang Syukuran HUT Ke-67 Lalu Lintas Bhayangkara di Mapolda Jateng

Abah Lala ‘Ojo Dibandingke’ Goyang Syukuran HUT Ke-67 Lalu Lintas Bhayangkara di Mapolda Jateng

Semarang, Gatra.com - Pencipta lagu Ojo Dibandingke, Abah Lala menggoyang tamu undangan syukuran HUT ke-67 Lalu Lintas Bhayangkara  di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah (Jateng) di Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Kamis (22/9).

Mengenakan busana Jawa lengkap dengan blangkon, Abah Lala membawakan lagu ‘Ojo Dibandingke’ yang viral setelah dinyanyikan Farel Prayoga di Istana Negara pada HUT Kemerdekaan RI Agustus lalu.

Lagu tersebut membuat Direktur Lalu Lintas Polda Jateng, Kombes Pol, Agus Suryo Nugroho, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy, dan sejumlah perwira Polisi Lalu Lintas ikut bergoyang.

Penyanyi asal Boyolali itu menyanyikan beberapa lagu campursari antara lain Tanjung Emas Ninggal Janji dan Pamer Bojo.

Hadir dalam acara tersebut, Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Luthfi, Wakapolda Jateng, Brigjen Pol, Abiyoso Seno Aji, dan Wakil Gubernur (Wagub) Jateng, Taj Yasin Maimoen dan puluhan undangan lainnya.

Kapolda Jateng, Irjen Ahmad Luthfi dalam sambutannya menyatakan kebanggaannya pada jajaran Lalu Lintas Jateng yang sukses dalam penerapan ETLE atau tilang elektronik.

“Jajaran Lalu Lintas merupakan etalase Polri dalam melayani masyarakat. Polisi Lalu Lintas merupakan hand of law, baik itu seragam, peluit, kendaraan maupun kehadiran personilnya di lapangan merupakan representasi hukum,” katanya.

Oleh karena, Kapolda Jateng meminta setiap anggota polisi lalu lintas selalu hadir di saat masyarakat menghadapi permasalahan.

“Wujudkan pelayanan prima di bidang pelayanan kepada masyarakat maupun dalam mengatasi permasalahan di jalan raya,” ujarnya.

Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen menyampaikan penghargaannya atas jajaran polisi Lalu Lintas Polda Jateng yang selalu hadir setiap ada permasalahan di jalan raya.

“Saya juga mengapresiasi atas keberhasilan penerapan ETLE di Jateng yang berjalan sukses sehingga menjadi percontohan di tingkat nasional,” katanya.

Kapada masyarakat, Taj Yasin meminta kesadaran berlalulintas di jalan raya, seperti tidak menggunakan jalur darurat di jalan tol, termasuk juga memberikan ruang pada kendaraan yang bertugas seperti mobil ambulance.

Masyarakat supaya mendukung kampanye keselamatan lalu lintas termasuk mewaspadai potensi penyebab kecelakaan di jalan raya maupun jalan tol.

“Kejadian kecalakaan lalu lintas di ruas tol km 253 Pejagan-Pemalang yang diduga penyebabnya asap yang timbul dari sisi jalan. Saya himbau masyarakat untuk tidak membakar lahan atau sampah di tepian jalan tol,” harap Taj Yasin.