Home Nasional Ketersediaan Infrastruktur Bantu Penyelenggaraan ASO

Ketersediaan Infrastruktur Bantu Penyelenggaraan ASO

Jakarta, Gatra.com - Pelaksanaan Analog Switch Off (ASO) ditargetkan rampung pada 2 November 2022. Setelah Jabodetabek, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo) memantau kota besar lainnya untuk mampu melaksanakan ASO sebelum tanggal ditargetkan.

Ketua Gugus Satgas ASO, Geryantika Kurnia, mengatakan bahwa seluruh wilayah akan segera melakukan ASO.

"Menyusul kota di Indonesia seluruhnya. Setelah Jabodetabek, Bandung, Semarang, Jogjakarta, dan Surabaya. Kemudian luar Pulau Jawa ada Medan, Banjarmasin, Bali, Palembang, dan Makassar," jelasnya dalam konferensi pers di Kemkominfo, Jumat (23/9).

Baca jugaSoal Migrasi Televisi Digital, Kemkominfo Siapkan ASO secara Nasional

Saat ini, masih ada 113 wilayah yang termasuk ke dalam blank spot, atau wilayah yang belum tersedia layanan analog secara menyeluruh. Ini menyulitkan proses migrasi ke digital karena masyarakat di wilayah itu masih menggunakan parabola. Untuk mengatasinya, Gery menjelaskan bahwa Kemkominfo akan melakukan program Digitalization Broadcasting System (DBS) dengan membangun infrastruktur yang sesuai. Namun, program ini baru akan dimulai pada 2023, atau paling cepat setelah proses ASO selesai.

Saat ditemui usai pemaparan, Gery mengatakan bahwa pelaksanaan ASO bisa didukung dengan ketersediaan infrastruktur antara penyelenggara multipleksing (MUX) dan pemerintah. Selain pendistribusian Set Top Box (STB), penyelenggara MUX juga perlu menjalin kerja sama dengan televisi lokal maupun televisi komunitas dalam pemanfaatan infrastruktur seperti tower pemancar sinyal.

Baca jugaSiap-siap, Siaran TV Analog Jabodetabek Dimatikan 5 Oktober Mendatang

Saat ini, salah satu cara yang diambil pemerintah melalui TVRI untuk mendorong lembaga penyiaran untuk beralih ke siaran digital adalah dengan memberikan diskon sewa infrastruktur kepada televisi kampus maupun televisi lokal.

"Masih ada 20% televisi-televisi lain dan mereka masih mencari MUX yang tepat," ujarnya.