Home Hiburan IMAJITARI International Dance Film Festival 2022 Terima 1145 Film dari 80 Negara

IMAJITARI International Dance Film Festival 2022 Terima 1145 Film dari 80 Negara

Jakarta, Gatra.com - Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) kembali menggelar IMAJITARI International Dance Film Festival. Pada IMAJITARI 2022, tim seleksi menerima 1145 karya film tari dari sekitar 80 lebih negara di dunia. Dari karya-karya film tari yang masuk ke panitia telah memutuskan memilih 54 karya film tari yang akan masuk ke sesi kompetisi.

Dalam sesi kompetisi tersebut, kemudian akan dilakukan pemutaran di Kineforum, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada tanggal 29 September – 2 Oktober 2022. Selanjutnya, dari perhelatan IMAJITARI, para tim juri akan memilih 6 karya terbaik yang nantinya mendapatkan penghargaan.

“Ini jadi tahun keempat Festival IMAJITARI, dan jadi tahun kedua memuat slot khusus film tari Indonesia. Harapannya kita terus berkembang diskursusnya,” ujar Direktur Festival IMAJITARI 2022, Yola Yulfianti, pada Kamis (29/9).

Sebagai sebuah festival, Yola melanjutkan, IMAJITARI turut mengakomodir pembacaan khusus pada karya-karya film tari dari Indonesia, sebagai sebuah program yang mencoba melihat pertumbuhan dan peta artistik para pembuat film tari di Indonesia. Program khusus ini bernama Film Tari Indonesia, adalah karya-karya film tari dari Indonesia yang tidak lolos ke sesi kompetisi, namun masuk ke dalam sesi program khusus Film Tari Indonesia.

“Film tari Indonesia sudah mulai tumbuh, dengan melihat cukup banyaknya karya-karya film tari dari yang masuk di IMAJITARI 2022 ini,” ujarnya.

Yola menjelaskan bahwa 1145 karya film tari yang masuk ke IMAJITARI 2022 ini, adalah pantulan dari isu-isu sosial, budaya dan politik kekiniaan yang berlangsung di masing-masing negara.

Spasialitas menjadi penanda yang cukup kuat dari para pembuat film tari hari ini. Beragamnya isu sosial budaya dan politik yang melingkupi produksi film tari dari berbagai negara ini. “Spasialitasnya mempengaruhi bahasa film tari yang diterima oleh tim seleksi IMAJITARI 2022 ini,” ujarnya.

Keragaman menjadi tantangan utama dalam memilih karya-karya yang akan diputar pada sesi kompetisi IMAJITARI, dan berangkat dari semangat keragaman tersebutlah, karya-karya film tari pada sesi kompetisi yang dipilih oleh tim seleksi menjadi semacam perwakilan gambaran kecenderungan umum dari seribu karya yang masuk.

Program lainnya di dalam perhelatan IMAJITARI 2022 ini adalah diskusi setelah sesi pemutaran, sebagai sebuah usaha membangun produksi pengetahuan, dan membangun jembatan antara wacana film tari yang diputar dan para penonton.

“Dalam program diskusi ini, diharapkan menjadi jembatan yang mendekatkan penonton dengan festival IMAJITARI, termasuk juga jembatan wacana tentang film tari hari ini di dunia global.” jelasnya.

 

119