Home Gaya Hidup Sandiaga Uno Soroti Potensi Wisata Kapal Pesiar untuk Tarik Wisman

Sandiaga Uno Soroti Potensi Wisata Kapal Pesiar untuk Tarik Wisman

Singapura, Gatra.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengatakan, pasar wisata kapal pesiar ke Indonesia sebenarnya telah terbentuk, meski masih harus dioptimalkan. Menurutnya, optimalisasi tersebut memerlukan kolaborasi berbagai pihak, termasuk untuk memfasilitasi dalam konteks regulasi dan akselerasi, guna menjaring lebih banyak wisatawan mancanegara untuk datang ke Indonesia.

“Potensi wisata kapal pesiar atau cruise yang bisa dikoneksikan ke Bintan, kemudian berhenti di Belitung, dan lanjut ke Bali. Semoga ini bisa dikembangan untuk menjaring wisatawan mancanegara dan membangkitkan ekonomi di tanah air,” ujar Sandiaga, dalam pertemuan bilateral dengan Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong di Singapura, Jumat (30/9).

Sandi pun menjelaskan bahwa saat ini, pihaknya tengah menargetkan adanya peningkatan jumlah wisatawan macanegara dari kapal pesiar. Pasalnya, ia menilai bahwa potensi pasar kapal pesiar di Tanah Air masih terbilang cukup besar.

Baca jugaDipuji Sekjen UNWTO, Sandiaga Dorong Desa Wisata Panglipuran Ikut ajang Desa Wisata Terbaik Dunia

“Sasaran kami adalah meningkatkan jumlah wisman dari kapal pesiar. Sebab potensinya masih sangat besar. Para wisatawan cruise ini bisa kita arahkan untuk berkunjung ke destinasi-destinasi serta ditawari produk-produk UMKM,” kata Sandi.

Sebagai informasi, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung dengan menggunakan satu kapal pesiar jumlahnya hampir 6 kali lipat dengan jumlah yang datang menggunakan pesawat. Hal itu yang mendorong Sandi berfokus untuk menggarap potensi wisata bahari di Indonesia.

Baca juga: Kasau Minta Prajurit Ikut Kembangkan Destinasi Wisata Pantai Famur

Terlebih, kapal pesiar yang beroperasi di Indonesia, yakni Genting Dream dan Royal Caribbean, masing-masingnya memiliki total kapasitas 3.500 kamar dan 4.800 kamar. Dengan demikian, wisata kapal pesiar memiliki potensi yang cukup besar untuk berkembang di Indonesia.

Sementara itu, Menteri Gan Kim Yong menyarankan kebijakan pendukung wisata kapal pesiar yang dinilainya mungkin dapat dilakukan. Kebijakan tersebut, seperti dikatakannya, ialah terkait regulasi dan visa bagi penumpang Cruise.

“Dengan begitu diharapkan dapat meningkatkan animo wisatawan cruise ke Indonesia,” ujar Yong dalam kesempatan yang sama.

30