Home Kesehatan Gandeng PD PAFI, Johnson & Johnson Selenggarakan Webinar Nasional Kefarmasian

Gandeng PD PAFI, Johnson & Johnson Selenggarakan Webinar Nasional Kefarmasian

Jakarta, Gatra.com – PT Johnson & Johnson Indonesia (Johnson & Johnson Indonesia) berkomitmen melayani komunitas perawatan kesehatan melalui program yang mendorong pertumbuhan lingkungan belajar bagi generasi profesional di bidang kesehatan klinis dan administratif untuk memberikan perawatan kesehatan yang terbaik bagi pasien.

Johnson & Johnson Indonesia kali ini bekerja sama dengan PD PAFI Banten menyelenggarakan Webinar Nasional Kefarmasian pada Kamis, 28 September 2022. Program ini merupakan kelanjutan dari serangkaian program webinar di bulan April 2022 yang berhasil memberikan kontribusi kepada lebih dari 2.500 tenaga kefarmasian setelah di tahun sebelumnya Johnson & Johnson sukses mendukung lebih dari 11.750 tenaga teknis kefarmasian di seluruh Indonesia.

Ketua Pengurus Daerah (PD) PAFI Banten, Jawa Barat, Renita menyatakan dukungan PAFI untuk peningkatan kemampuan anggota melalui training dan webinar yang akan berdampak positif dalam memberikan pelayanan kefarmasian.

Communications & Public Affairs Leader of Johnson & Johnson Pharmaceutical Company for Indonesia & Malaysia, Devy Yheanne mengatakan, pihaknya memahami bahwa pengetahuan adalah kekuatan dalam memerangi penyakit.

“Johnson & Johnson terus bekerja sama dengan para mitra untuk memberikan informasi yang akurat kepada petugas kesehatan dan sumber daya pendidikan untuk membekali mereka dengan informasi yang mereka butuhkan agar dapat terus memberikan perawatan terhadap pasien sebaik mungkin,” kata Devy.

“Sebagai salah satu petugas garis depan, sangat penting bagi para apoteker maupun tenaga teknis kefarmasian untuk terus meningkatkan wawasan guna memberikan rekomendasi kesehatan yang tepat bagi pasien,” ia menambahkan.

Acara webinar dibuka dengan paparan singkat tentang sejarah, perjalanan dan pelayanan PAFI. Dilanjutkan dengan materi edukasi mengenai gejala GERD (gastroesophageal reflux disease) atau penyakit asam lambung dan diare serta materi soft skill tentang “Positive Mental Attitude”.

Memasuki masa aktif kembali berkegiatan di luar rumah, baik itu untuk bekerja, bersekolah, atau kegiatan lainnya, seseorang menjadi lebih rentan untuk terkena risiko GERD dan diare. Karena itu, penting bagi petugas garda depan kesehatan, khususnya tenaga teknis kefarmasian untuk memahami gejala GERD dan diare.

Johnson & Johnson telah berdedikasi untuk membantu membangun dunia yang baik selama lebih dari 130 tahun. Dedikasi diberikan untuk pasien, orang tua, perawat, dokter, dan tenaga kesehatan lainnya. Perusahaan terus mewujudkan komitmen kepada para petugas kesehatan di garis depan melalui berbagai program advokasi, pendidikan dan pelatihan, dan kontribusi lainnya.

125