Home Pendidikan Dirjen Pendis : Madrasah, Episentrum Menuju Indonesia Lebih Baik

Dirjen Pendis : Madrasah, Episentrum Menuju Indonesia Lebih Baik

Lampung, Gatra.com - Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama (Dirjen Pendis) Muhammad Ali Ramdhani mengajak Kepala Madrasah di Provinsi Lampung menciptakan madrasah yang membahagiakan. Menurutnya, madrasah merupakan episentrum dimana tempat menuju Indonesia yang lebih baik. Madrasah dibangun untuk menjadi rumah kedua bagi siswa siswanya sehingga tidak mungkin mereka tidak bersekolah.

Ramdhani menyampaikan madrasah adalah sebuah sekolah dengan penambahan mata pelajaran keagamaan. Penambahan mata pelajaran sesungguhnya untuk menjaga agar peserta didik madrasah tidak sekedar meraih kebahagiaan dunia, namun juga kebahagiaan di akhirat.

"Secara elementer dan fundamental madrasah hadir sebagai ikhtiar kita bersama untuk melahirkan insan-insan yang mampu menapaki kehidupannya di dunia maupun akhirat dalam keadaan bahagia,” katanya di Aula Sai Batin Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, Kamis (29/09/2022) lalu.

“Peserta didik bahagia di dunia karena mereka mampu memberikan kontribusi, mampu hidup, dan berperan dalam kehidupan masyarakat. Sedangkan kebahagiaan akhirat, tentu saja dengan bekal-bekal keagamaan yang kuat,” lanjutnya.

Lebih lanjut Ramdhani mengemukakan untuk menciptakan madrasah yang membahagiakan, harus memenuhi 4 pilar. Pertama, madrasah harus memiliki poros inti penyelenggaraan pendidikan dengan memberikan pengarusutamaan terhadap kemartabatan manusia, menjaga nilai-nilai yang sangat penting dari manusia yang diterjemahkan sebagai tempat yang aman dan nyaman bagi peserta didik untuk tumbuh dan berkembang.

Kedua, madrasah yang diselimuti dengan rasa kasih sayang, cinta, dan welas asih dari seluruh warga madrasah yang dimulai dari guru dengan sesama guru, guru ke siswa, siswa ke siswa, dan seterusnya. Guru memiliki posisi yang sangat luar biasa. Bagi peserta didik, guru merupakan teladan.

Ketiga, madrasah harus memberikan ruang pada siswa-siswanya untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan minat, passiom dan bakat yang telah dimiliki oleh peserta didiknya.

Dalam hal ini, madrasah diharapkan dapat menyediakan fasilitas seperti tempat olahraga, dan tempat lainnya untuk menyalurkan hobi-hobi yang dimiliki oleh siswa.

“Sebuah madrasah yang aman dan nyaman serta bahagia adalah mereka dapat mengoptimalkan potensi peserta didik yang dimilikinya. Mari kita beri ruang kepada peserta didik kita agar mampu mengendalikan dan mengembangkan minat dan bakat pada jalur yang baik,” imbuhnya.

Keempat, Madrasah hendaknya mampu menjamin kesehatan bagi peserta didik seperti ruangan memiliki pencahayaan yang baik, sirkulasi udara yang sehat, dan sebagainya.

"Dari sisi kelembagaan, kita berharap bahwa madrasah mampu mencetak, menciptakan lingkungan-lingkungan proses pembelajaran sekolah dan madrasah sebagai rumah kedua dari anak-anak kita," ujar Ramdhani.

Sebelumnya, Kakanwil Kemenag Provinsi Lampung, Puji Raharjo dalam laporannya menyampaikan bahwa Pembinaan Kepala Madrasah dan kegiatan Sosialisasi SIMPRO Madrasah di Lingkungan Kanwil Kemenag Lampung bertujuan untuk menyamakan persamaan, visi, dan misi dalam membangun madrasah, peningkatan sarana dan prasarana yang dibiayai melalui SBSN dan menjamin pelaksanaan/pengelolaannya sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Peserta dalam kegiatan adalah Kepala Madrasah yang berasal dari Kabupaten/Kota Se-Provinsi Lampung dari jenjang Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah. Metode yang digunakan dalam sosislaisasi ini adalah metode teori dan praktik tentang pemahaman pelaksanaan agar mudah dimengerti dan dipahami oleh peserta,” kata Puji.

Pada kegiatan Sosialisasi SIMPRO Madrasah di Lingkungan Kanwil Kemenag Lampung, narasumber akan menyampaikan materi sesuai dengan bidang dan kapasitasnya masing-masing. Adapun narasumber pada kegiatan ini berasal dari Pejabat pada Kanwil Kemenag Lampung dan Kasubdit Sarana dan Prasarana Direktorat KSKK Madrasah Kemenag RI.

Kakanwil mengemukakan Kementerian Agama terus berusaha meningkatkan kualitas sarana prasarana pendidikan madrasah melalui skema pembiayaan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Salah satu proyek yang menerima pembangunan SBSN Madrasah adalah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut Sub Koordinator/Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah pada Ditjen Pendidikan Islam Kemenag Republik Indonesia, Wakil Rektor II Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, Kepala Bagian Tata Usaha, Kepala Bidang, Pembimbing Masyarakat (Pembimas), dan Subkoordinator di Lingkungan Kanwil Kemenag Lampung.

44