Home Pendidikan Mahasiswa Indonesia Tiba di Exeter Merasakan Serunya Kehidupan Kampus Inggris

Mahasiswa Indonesia Tiba di Exeter Merasakan Serunya Kehidupan Kampus Inggris

Jakarta, Gatra.com - Sepuluh mahasiswa Indonesia tiba di barat daya Inggris untuk menempuh perkuliahan di salah satu universitas terkenal di Inggris. University of Exeter secara aktif terlibat dengan BritCham Education Centre, Human Capital & Education Member Focus Group dan merupakan anggota panel universitas BritCham Indonesia.

Para mahasiswa menempuh perjalanan sejauh 12.000 km untuk melanjutkan pendidikan di University of Exeter, berkat program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), yang memberikan beasiswa untuk program jangka pendek di universitas-universitas termuka di luar negeri.

Pendanaan dari pemerintah Indonesia memungkinkan mahasiswa belajar satu semester penuh di institusi pilihan mereka. Di mana para mahasiswa dapat merasakan budaya negara tuan rumah dan meningkatkan keterampilan akademik, bahasa dan kecakapan hidup. Tak kalah penting, meningkatkan kecerdasan sosial, pemikiran baru dan adaptif, kompetensi lintas budaya, dan media literasi.

University of Exeter mengikuti program IISMA perdana di tahun ini. Di antara sepuluh mahasiswa yang diterima termasuk Hanan Tsabitash mahasiswi tingkat akhir di Universitas Indonesia. Mahasiswi asal Jakarta ini mengaku mengunjungi Inggris untuk pertama kalinya.

“Saya ingin memiliki pengalaman baru dan bertemu orang baru,” kata Hanan. Ia merasa antusias dan berharap bisa mengambil gelar pasca sarjana di Inggris. “Saya memilih Exeter karena saya menyukai program yang tersedia, terutama yang berkaitan dengan business dan entrepreneurship. Saya juga suka bahwa akses akademisi jauh lebih besar dan adanya kebebasan untuk menghubungi dosen diluar jam kuliah,” ujarnya.

Ia memuji arsitektur negara Inggris yang indah termasuk gedung kampusnya yang megah. “Saya suka mendaki gunung, jadi kampus yang cukup berbukit menjadi hal yang bonus! Saya juga mendaftar di komunitas hiking, serta bulu tangkis dan komunitas Islam,” tutur Hanan.

Hal yang sama dirasakan, Aqli Sharfan asal Jakarta, mahasiswa Teknik Mesin di Universitas Yogyakarta. Ia ingin mengembangkan keterampilannya, meningkatkan skill bahasa Inggrisnya dan kepercayaan diri sehingga bisa mengambil gelar MBA di Inggris.

“Ini adalah kesempatan bagi saya untuk memiliki pengalaman internasional dan beradaptasi dengan budaya baru,” kata Aqli. Ia mengaku ingin belajar tentang bisnis dan Exeter terkenal dengan kualitas pengajarannya di bidang tersebut. “Saya sangat terkesan dengan hal yang saya alami selama ini. Ada banyak mahasiswa internasional dan kotanya luar biasa. Saya juga senang melihat pedesaan di Inggris, karena sangat berbeda dengan Indonesia,” ujarnya.

Pedesaan Devon yang hijau juga menjadi salah satu alasan Krissanti Gusti, asal Semarang, memilih belajar di Exeter. Mahasiswi Bisnis Internasional di Universitas Diponegoro, juga memiliki ambisi mengambil gelar MBA di Inggris.

“Alasan utama saya datang ke sini karena banyak pilihan jurusan di Business School yang akan sangat membantu saya. Saya juga tahu bahwa Exeter memiliki banyak komunitas dan saya ingin mengetahui lebih banyak tentang apa yang bisa ditawarkan,” ucap Gusti.

Hanan, Aqli, Krissanti dan rekan-rekan mahasiswa lainnya diundang ke acara makan siang bersama Wakil Rektor Exeter, Profesor Lisa Roberts.

Profesor Roberts menyambut mereka di Exeter – salah satu dari 150 universitas terbaik di dunia, dan anggota elit Russell Group di Inggris. Ia menjelaskan kepada mahasiswa IISMA betapa pentingnya bagi Exeter untuk memperkuat hubungan dengan Indonesia, dan mengatakan saat ini terdapat lebih dari 250 alumni Indonesia.

“Sebagai universitas global, kami senang dapat mendukung IISMA dan mengakui kontribusinya untuk memperluas partisipasi di Indonesia dan penciptaan keterampilan akademik dan kehidupan yang sangat berharga. Kami berharap para mahasiswa terinspirasi dengan waktu mereka di Exeter dan memanfaatkan pengalaman luar biasa yang kami berikan,” kata Profesor Roberts.

Di antara modul yang akan diambil mahasiswa IISMA di Exeter termasuk Digital Technologies and Future of Work; Leading Change in Practice; dan an Introduction to Health Research. Modul tersebut melengkapi Ten Skills for the Future Workforce yang telah diidentifikasi oleh pemerintah Indonesia.

572