Home Ekonomi Wapres Minta Optimalkan Modalitas dan Kekuatan Domestik

Wapres Minta Optimalkan Modalitas dan Kekuatan Domestik

Jakarta, Gatra.com - Wakil Presiden (Wapres) K.H. Ma’ruf Amin meminta seluruh pihak untuk terus menjaga dan mengoptimalkan modalitas dan kekuatan domestik yang dimiliki Indonesia. Hal ini sebagai langkah mengantisipasi pembalikan arus modal dari negara-negara berkembang ke negara-negara maju.

“Kekuatan domestik yang perlu kita jaga antara lain adalah konsumsi dalam negeri dan UMKM yang menjadi penyokong pertumbuhan ekonomi,” ungkap Wapres saat membuka Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) Ke-9 Tahun 2022 di Jakarta Convention Centre, Jl. Gatot Subroto No. 1, Jakarta Pusat, Kamis (06/10). 

Wapres menyebut bahwa pada triwulan II tahun ini, 51,47% PDB berasal dari konsumsi rumah tangga. 

“Untuk itu, pemerintah terus menjaga level daya beli dan konsumsi masyarakat melalui bantuan sosial dan bantuan langsung tunai yang menyasar rumah tangga maupun UMKM,” tuturnya. 

Baca Juga: Miliki Potensi Besar, Wapres Berharap Industri Sarang Burung Walet Dikelola dengan Baik 

Wapres juga menyebut bahwa pemerintah saat ini juga terus menggaungkan gerakan nasional bangga buatan Indonesia. Produk-produk buatan dalam negeri, tidak terkecuali produk UMKM, tidak kalah mutunya jika dibandingkan produk impor dari negara lain. 

“Produk fesyen hijab misalnya, telah berhasil merebut hati konsumen domestik dan luar negeri. Ini harus terus kita tingkatkan,” ujarnya.

Wapres mengimbau khususnya kepada para pejabat pemerintahan agar tidak ragu membeli dan menggunakan produk lokal. 

“Mari kita menjadi yang pertama, memberi contoh kepada masyarakat, bangga menggunakan produk buatan dalam negeri,” katanya. 

Baca Juga: Wapres Sebut Empat Langkah Wujudkan Dunia Kerja yang Inklusif

Wapres meminta seluruh elemen bangsa untuk terus berkolaborasi dalam upaya pemulihan dari dampak pandemi. 

“Upaya pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat seyogianya tidak hanya menjadi slogan, tetapi harus dapat diterjemahkan dalam kebijakan-kebijakan, dan diwujudkan dalam kolaborasi multipihak,” katanya.

Baca Juga: Bertemu PM Jepang, Wapres Tekankan Kerjasama Strategis Indonesia-Jepang

ISEF sendiri merupakan acara tahunan terbesar di Indonesia dan sudah 9 kali penyelenggaraan di tahun ini. Kegiatan yang dilakukan ISEF adalah kegiatan yang mewadahi intergrasi berbagai kegiatan di sektor ekonomi dan keuangan syariah.

Tema yang digelar tahun ini adalah “Recover Together Recover Stronger:Optimizing Sharia Economy and Finance For Inclusive Recovery.”.

20