Home Hukum Polri Akan Mengusut Kerusuhan di Luar Stadion Kanjuruhan

Polri Akan Mengusut Kerusuhan di Luar Stadion Kanjuruhan

Jakarta, Gatra.com- Polisi menyatakan akan mengusut kerusuhan di luar Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, yang terjadi pada Sabtu (1/10) malam.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menuturkan, di luar stadion terjadi insiden perusakan hingga pembakaran usai laga Arema FC dan Persebaya.

"Kejadian di dalam sudah ditetapkan 6 tersangka, kejadian di luar pun tidak menutup kemungkinan akan didalami penyidik," kata Dedi di Mapolda Jatim, Surabaya, Jumat (7/10).

"Di luar terjadi pidana juga, baik perusakan, pembakaran dan sebagainya," tambahnya.

Dedi menyebut tim gabungan penyidik Bareskrim Polri dan Polda Jatim pun memeriksa rekaman dua CCTV di luar stadion. Sebelumnya polisi sudah mengantongi rekaman 32 CCTV di sekitar Kanjuruhan.

"Hari ini kami dapatkan lagi dua CCTV di luar stadion, itu masih didalami tim labfor dan inafis dalam rangka untuk mengidentifikasi di luar," ucapnya.

Para penonton pun berlarian karena panik. Banyak penonton mengalami sesak napas, terjatuh, dan terinjak-injak hingga tewas.

Atas kejadian tersebut, Kapolri telah mengumumkam enam orang ditetapkan tersangka dalam insiden berdarah itu. Para tersangka itu tiga sipil dan tiga anggota polisi. Mereka ialah:

1.Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Ahmad Hadian Lukita

2.Ketua Panitia Pelaksana Arema Malang, Abdul Haris

3.Kabag Ops Polres Malang, Kompol Wahyu Setyo Pranoto

4.Kasat Samapta Polres Malang, AKP Bambang Sidik Achmadi

5.Komandan Kompi Brimob Polda Jawa Timur, AKP Hasdarman

6.Sekuriti Steward, Suko Sutrisno.

Tiga warga sipil dijerat Pasal 359 dan atau Pasal 360 KUHP dan atau Pasal 103 ayat (1) jo Pasal 52 Undang-Undang RI Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan. Sedangkan, tiga anggota polisi dijerat Pasal 359 dan atau Pasal 360 KUHP.

Insiden maut itu menewaskan 131 orang. Rata-rata mereka meregang nyawa karena sesak napas akibat terpapar gas air mata. Lalu, 29 orang luka berat, luka sedang 30 orang, dan luka ringan 406 orang.

33