Home Regional Hari Santri, Makin Modern Saja, Bikin Atraksi Aeromodelling

Hari Santri, Makin Modern Saja, Bikin Atraksi Aeromodelling

Kendal, Gatra.com- Atraksi pesawat Aeromodelling karya santri Ponpes Al Mawa Sumbersari Ngampel turut menyemarakkan serangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Santri Nasional yang digelar MWC NU Kecamatan Ngampel di lapangan Desa Rejosari, Minggu (23/10).

Pesawat Aeromodelling yang dipamerkan terbang di udara ini ada jenis. Ada yang terbang dengan landasan pacu dan ada yang terbang dengan cara dilempar ke udara terlebih dahulu. 

Atraksi ini melibatkan 5 pesawat Aeromodelling. Pesawat-pesawat tersebut terbang meliuk-liuk di angkasa seperti pesawat tempur sungguhan. Tak hanya sekedar terbang biasa, pesawat-pesawat ini juga bermanuver, seperti terbang menukik maupun terbang berputar-putar di udara. 

Ahmad, salah seorang santri yang membuat pesawat tersebut mengatakan, untuk memeriahkan peringatan hari santri, atraksi pesawat Aeromodelling sengaja ditampilkan untuk menunjukkan bahwa santri juga bisa berkarya.

"Pesawat ini adalah karya-karya kami," katanya.

Dikatakan Ahmad, pesawat Aeromodelling karyanya ini merupakan pesawat berbaterai yang dikendalikan dengan menggunakan remote control.

Ketua Majelis Wilayah Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama (NU) Kecamatan Ngampel, KH Misbachun menyampaikan, dengan peringatan hari santri ini dirinya mengajak segenap pemuda NU untuk meneladani semangat santri pendahulu.

Menurut Kiai Misbachun, sejak dicetuskannya resolusi jihat pada 22 Oktober 1945 oleh KJ Hasyim Asy'ari, santri memiliki andil besar dalam perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. 

"Dengan resolusi itu ribuan santri langsung berangkat ke Surabaya untuk mempertahankan kedaulatan dari tangan penjajah hingga peperangan pecah pada 10 November 1945," kata Kiai Misbachun.

"Spirit santri pendahulu yang demikian ini dapat kita teladani agar kita tambah semangat dalam membangun negeri ini," lanjutnya.

Ia menyebut santri masa kini merupakan salah satu sumbu pilar pengisi kemerdekaan. Hal tersebut harus benar-benar bisa diimplementasikan mengingatkan Kabupaten Kendal terkenal dengan kota santrinya.

Ketua PAC GP Ansor Ngampel, Nujumurrosyad Wibowo berharap setelah momen peringatan hari santri, pemuda sebagai tulang punggung organisasi bisa menjadi lebih aktif, loyal dan tetap semangat sebagai tonggak penerus organisasi Nahdlatul Ulama.

"Momen ini adalah titik awal dari pergerakan. Karena dulu di tanggal yang sama menjadi sebuah puncak pergerakan santri dalam melawan penjajah. Ini yang harus diteladani bersama demi mengisi kemerdekaan dan demi kemaslahatan umat," ungkapnya.

 

195