Home Nasional Partai Buruh Minta Kemenkes Investigasi Obat, Imbas Tingginya Kasus Ginjal Akut

Partai Buruh Minta Kemenkes Investigasi Obat, Imbas Tingginya Kasus Ginjal Akut

Jakarta, Gatra.com - Partai Buruh bersama serikat buruh menggelar aksi unjuk rasa terkait permasalahan gagal ginjal akut yang telah memakan korban sekitar 143 anak-anak. Berdasarkan pantauan Gatra.com, massa sudah di lokasi dan mulai berunjuk rasa sekitar pukul 10.00 WIB. Mereka juga membawa sekitar ratusan massa.

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, mengatakan mereka menuntut 5 tuntutan yang akan diangkat pada saat demonstrasi ialah mengusut tuntas kasus meninggalnya 143 anak-anak akibat gagal ginjal akut. Mendesak Menteri Kesehatan dan Kepala BPOM untuk mengundurkan diri.

Baca JugaShalat Jumat Berjamaah di Kemenkes, Partai Buruh Suarakan Soal Kasus Ginjal Akut Anak

"Kemudian mendesak dilakukan investigasi terpadu terhadap industri obat-obatan. Membentuk tim pencari fakta nasional, dan menetapkan kejadian ini sebagai KLB gagal ginjal akut," ucap Said kepada awak media di depan Gedung Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Jumat (28/10).

Selain itu Partai Buruh mempersoalkan mengenai kelalaian yang dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebab banyak korban jiwa yang berjatuhan

"Itu persoalannya bukan memenuhi prosedur atau tidak, dipenuhi prosedur kalo ada zat berbahaya kan itu berarti ada kelalaian. Ada 143 orang anak anak generasi bangsa meninggal," tambah Said.

Baca JugaKisah Bayi 17 Bulan yang Berjuang Melawan Gagal Ginjal Akut

Di akhir ia meminta agar keluarga lebih aware dan stop untuk memberikan anak-anak obat sirup.

"Pada anak-anak seluruh Indonesia termasuk anak-anak buruh, berhenti dulu untuk mengkonsumsi obat-obatan sirup yang larutannya mengandung zat zat berbahaya penyebab gagal ginjal akut," tutupnya.

45