Home Nasional Isi Pertemuan Cak Imin dan Prabowo di Senayan

Isi Pertemuan Cak Imin dan Prabowo di Senayan

Jakarta, Gatra.com- Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar rangkaian acara PKB Road to Election 2024. Di hari puncaknya, Minggu, (30/10), Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, turut hadir.

Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, menyatakan bahwa rangkaian agenda ini diselenggarakan sebagai upaya konsolidasi internal dan penggodokan misi-misi konkret PKB menjelang 2024.

"Selain konsolidasi barisan, kita menyiapkan tekad road to win election 2024. Insyaallah pasukan tempur semua kader pulang dari sini siap memenangkan PKB pada pilpres dan pileg 2024," ujar Muhaimin dalam pidatonya di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

Politisi yang akrab disapa Cak Imin itu juga menyampaikan di hadapan Prabowo soal misi apa saja yang sedang diupayakan oleh kader-kader PKB di level akar rumput. Ia menyebut terdapat empat perjuangan kader PKB sebelum melangkahkan kaki di kontestasi politik 2024.

Pertama, kata Cak Imin, PKB bertekad untuk menyukseskan program listrik dengan kapasitas 450 watt gratis bagi sejumlah 32 juta KK di seluruh Indonesia pada 2023 nanti. "Subsidi gratis 100% untuk rakyat miskin," ungkapnya.

Kedua, Cak Imin juga ingin PKB mengatasi persoalan ketersediaan pupuk bagi petani. Ia ingin pupuk tersedia bagi petani. Selain itu, kader partainya juga mengupayakan agar petani dengan kepemilikan lahan seluas 0,5 hektare bisa mendapat bantuan subsidi pupuk 100% dari negara.

Ketiga, kata Cak Imin, PKB juga sedang mengupayakan agar harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bisa turun. Dalam hal ini, ia ingin harga BBM turun khusus untuk pengguna sepeda motor dan angkutan umum.

Keempat, Cak Imin berharap ada upaya meningkatkan potensi anak muda yang disebut-sebut sebagai bonus demografi. Ia ingin ada program bantuan modal tanpa agunan dan tanpa bunga bagi pengusaha muda. "Kalau ditanya agunannya apa? Usia muda itulah agunannya," ujarnya.

Kelima, Cak Imin bersama PKB berupaya agar bisa menaikan dana pensiun untuk anggota TNI, Polri, dan pejuang bangsa lainnya.

Prabowo yang turut hadir dalam kesempatan itu mengklaim bahwa dirinya punya pandangan yang kurang lebih sama dengan visi PKB.

"Jiwanya ingin berbakti pada rakyat miskin, ingin menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Impian Indonesia belum tercapai selama masih banyak rakyat miskin," ujar Prabowo dalam pidatonya.

Hal itu, kata Prabowo, tak lepas dari kemiripan platform kedua partai. "PKB adalah partai berbasis religius tapi berkebangsaan. Gerindra adalah partai kebangsan yang religius," ucapnya.

Menatap masa depan, Prabowo punya impian besar. Ia ingin melihat Indonesia masuk ekonomi keempat terbesar pada tahun 2045 atau tepat saat Tanah Air berusia 100 tahun.

"Bisa [tercapai] kalau kita mandiri mengelola kekayaan tersebut, kalau kita menghasilkan pemimpin yang pandai mengelola kekayaan tersebut," ujar Prabowo.

Sementara dalam prioritas jangka pendek, termasuk Pemilu 2024, Prabowo mengisyaratkan bahwa koalisi Gerindra dan PKB masih membuka pintu bagi siapa pun yang ingin bergabung. "Kita sudah siap bekerja sama dengan siapapun, dengan partai apapun," katanya.

Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, mengiyakan apa yang diindikasikan Prabowo. Ia mengamini bahwa koalisi Gerindra-PKB masih membuka kesempatan parpol lain untuk bergabung.

"Akan ada partai lain juga yang akan bergabung. Kita terbuka. Bisa parpol parlemen atau di luar parlemen. Semua masih penjajakan, tapi tentu yang paling intens partai-partai di Senayan," ujar Jazilul saat ditemui wartawan usai pertemuan Prabowo-Cak Imin.

Sementara untuk deklarasi capres-cawapres, Jazilul belum mau membocorkan kapan itu akan terjadi. Ia menyerahkan soal itu kepada Prabowo dan Cak Imin. "Deklarasi ini masih banyak hal yang harus dipertimbangkan," ujar Fawaid.

161